Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 10 Agustus 2026

Data Sementara, 196 Rumah Warga Terdampak Bencana Banjir di Kecamatan Simangumban dan 15 Ha Areal Persawahan Gagal Panen ‎

Bongsu Batara Sitompul - Jumat, 24 April 2026 17:54 WIB
572 view
Data Sementara, 196 Rumah Warga Terdampak Bencana Banjir di Kecamatan Simangumban dan 15 Ha Areal Persawahan Gagal Panen ‎
Foto harianSIB.com / Bongsu Batara Sitompul
GOTONG ROYONG : Tim dari Pemkab Taput bersama TNI, Polri bersama warga bergotong royong melakukan pembersihan lumpur dari rumah warga.

Ia juga memaparkan, selain infrastruktur, sektor pertanian juga terdampak signifikan dengan gagal panen lahan padi seluas kurang lebih 15 sampai 20 hektar yang rata-rata telah memasuki usia 70-80 hari setelah tanam.

‎‎

‎" Sebagai bentuk penanganan awal, Bapak Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat langsung turun ke lokasi menyerahkan bantuan gotong royong berupa uang tunai kepada warga terdampak guna membantu proses pembersihan rumah. Bantuan awal tersebut diberikan sebesar Rp500.000 untuk kategori rumah rusak berat dan Rp300.000 untuk kategori rusak sedang maupun ringan. Dan bantuan lanjutan direncanakan akan menyusul setelah proses pendataan selesai," paparnya.

‎Ia juga mengatakan, Dinas Sosial Taput telah menyalurkan bantuan sembako dan mendirikan dapur umum untuk mendukung kegiatan gotong royong warga.

" Untuk kebutuhan air bersih, mobil tangki PDAM Mual Natio telah dikerahkan untuk menyuplai air bersih bagi warga. Untuk sumber air bersih di lokasi saat ini tidak ada kendala.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Banjir Simangumban Terjang 196 Rumah, 15 Hektare Sawah Gagal Panen
Kantor Lurah Lubuk Tukko Disegel Warga, Camat Turun Tangan Cari Solusi
Banjir Bandang Terjang Dua Desa di Simangumban Taput, 35 Rumah Rusak dan 3 Hanyut
BNPB Salurkan Bantuan Stimulan Rumah Rusak Kabupaten Tapteng dan Aceh Tamiang, Suharyanto: Tidak Bentuk Cash
Ebenejer Sitorus Desak Pemkab Langkat Verifikasi Ulang Warga Tak Terima Bantuan Dari Kemensos
Plt Kalak BPBD Tapteng Akui Adanya Keterlambatan Pendataan Bantuan Stimulan
komentar
beritaTerbaru