Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

Tak Terima Dibentak Ketua DPRD Tapteng, Plh Lurah Padang Masiang Gebrak Meja

Rosianna Anugerah Hutabarat - Selasa, 28 April 2026 08:15 WIB
196 view
Tak Terima Dibentak Ketua DPRD Tapteng, Plh Lurah Padang Masiang Gebrak Meja
Foto: harianSIB.com/Dok
Plh Lurah Padang Masiang Henra Hutauruk (kanan) bersitegang dengan Ketua DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani (tengah), di Aula Kantor Camat Barus, Senin (27/4/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Rapat mendadak klarifikasi bantuan sosial jaminan hidup (Jadup) yang dihadiri sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng), di Aula Kantor Camat Barus, Selasa (27/4/2026) siang, berujung ricuh.

Dalam video yang dihimpun harianSIB.com, tampak seorang ASN yang belakangan diketahui merupakan Plh Lurah Padang Masiang bersitegang dengan Ketua DPRD Tapteng Rivai Sibarani yang didampingi Ardino Tarihoran.

Plh Lurah Padang Masiang Henra Hutauruk menjelaskan, awalnya kehadirannya atas dasar menjalankan perintah Camat Barus Sanggam Panggabean, untuk datang ke Kantor Camat Barus memberikan klarifikasi kepada warga dan anggota DPRD yang hadir.

"Acaranya sebelumnya tidak terjadwal," ungkapnya via selular.

Baca Juga:
Selanjutnya, rapat dengar pendapat itu dipimpin Plh Lurah Padang Masiang, serta ketua serta anggota DPRD Tapteng.

Kemudian, lanjut Lurah Padang Masiang, Ketua DPRD membentak dengan nada tinggi di depan warganya.

"Berdiri kau pak Lurah," ucapnya menirukan kalimat Ketua DPRD Ahmad Rivai Sibarani.

Tak terima dibentak, Henra mengaku refleks menggebrak meja dan disambut dengan balasan bahasa tubuh Ketua DPRD Ahmad Rivai Sibarani hingga memantik reaksi oknum tak dikenal.

"Ketua Dewan mau menumbuk (memukul), lalu bersamaan massa menumbuk dan melempar saya dengan botol air mineral," terang Plh Lurah Padang Masiang ini.

Dikonfirmasi soal kejadian tersebut, Camat Barus Sanggam Panggabean membenarkan kericuhan itu, namun dia tidak melihat persis kejadian yang sebenarnya.

"Saya sedang di Kantor Bupati menyerahkan bantuan data rumah rusak yang sudah terverifikasi," ucapnya, di Depan Kantor Bupati Tapteng, Senin (27/4/2026) sore.

Dia juga menyesalkan peristiwa tersebut. Menurut dia, seharusnya kedua belah pihak dapat menahan diri mengingat Pemkab Tapteng juga terus berupaya melakukan pendataan agar manfaat bantuan sosial jadup dapat dirasakan seluruh korban dan warga terdampak bencana.

"Data yang kita peroleh dari desa dan kelurahan itu sudah sampai tiga ribu lebih BNBA by name by addres," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani mengaku kehadirannya didampingi Ardino Tarihoran atas desakan masyarakat yang meminta kejelasan penerima jadup.

"Saya dan Ardino dipaksa warga ikut dan tidak ada ribut di sana," terangnya.

Dia menyampaikan, keributan terjadi akibat warga yang melihat respon Plh Lurah Padang Masiang.

"Gak ada yang ribut mula-mula, Rossy," pungkasnya. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kata-kata Delpedro dkk Usai Divonis Bebas di Kasus Penghasutan Demo Ricuh
Musda Golkar Sumut Diwarnai Kericuhan, Massa Berkaus Kuning Lempar Batu dan Petasan ke Arah Hotel JW Marriott
Demo di Meksiko Ricuh, 120 Orang Terluka termasuk 100 Polisi
Antisipasi Kericuhan dan Kerusuhan, Polres Dairi Terima 235 Personil BKO dan 6 Rantis
Alumni IMM Sumut: Jangan Giring Opini Menyesatkan Terkait Unjuk Rasa Berujung Bentrok di Tapteng
Unjuk Rasa di Tapteng Ricuh, Dua Kubu Saling Lempar
komentar
beritaTerbaru