PT Socfindo Gelar Pelatihan Pembuatan Tempe untuk Dorong Ekonomi Warga Labura
Aek Pamienke(harianSIB.com)PT Socfin Indonesia (Socfindo) Kebun Aek Pamienke kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemberdayaan masyara
Huta Raja Tinggi(harianSIB.com)
Sukarman (61), warga Desa Ujung Batu I, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, mengeluhkan lambannya penanganan kasus dugaan pengrusakan lahan sawit miliknya yang telah dilaporkan sejak 2019.
Kepada wartawan harianSIB.com, Sabtu (15/5/2026), Sukarman mengaku hingga kini belum memperoleh kepastian hukum meski penyidik disebut telah menetapkan tersangka sejak 2022.
"Sudah hampir tujuh tahun saya menunggu. Katanya tersangka sudah ada, tapi perkara ini belum juga selesai," ujarnya.
Berdasarkan dokumen yang diperoleh wartawan, Sukarman melaporkan dugaan pengrusakan tanaman sawit miliknya ke Polres Tapanuli Selatan pada 5 September 2019 dengan nomor laporan STPL/221/IX/2019/TAPSEL/SUMUT.
Baca Juga:Kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Polres Padang Lawas. Pada 21 Januari 2022, melalui Surat Nomor B/16/I/2022/Reskrim, penyidik memberitahukan telah dilakukan pemeriksaan saksi dan gelar perkara dengan hasil penetapan tersangka terhadap Agus Priyono, SE.
Namun hingga kini perkara tersebut belum juga dinyatakan rampung.
Dalam surat resmi Polres Padang Lawas Nomor B/621/V/RES.1.10/2025/Reskrim tertanggal 20 Mei 2025, penyidik bahkan meminta pelaksanaan ekspos atau gelar perkara bersama ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
Surat itu juga menyebut perkara telah beberapa kali bolak-balik melalui petunjuk P-19 dari Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Padang Lawas sejak 2020 hingga 2025.
Sukarman mengatakan, lahan sawit seluas sekitar 2,5 hektar yang dirusak tersebut ditanami sebanyak 302 pokok sawit produktif. Ia memperkirakan nilai kerugian akibat pengrusakan itu mencapai sekitar Rp906 juta apabila ditaksir Rp3 juta per pokok sawit.
"Semua sawit itu saya rawat bertahun-tahun. Kalau ditaksir sekarang, kerugiannya sangat besar bagi keluarga kami," katanya.
Menurut Sukarman, sebelum dirusak, kebun sawit tersebut rata-rata menghasilkan sekitar 1,4 ton setiap dua minggu atau sekitar 2,8 ton per bulan.
Ia mengaku hasil kebun sawit itu selama ini menjadi sumber penghasilan utama untuk membantu mencukupi kebutuhan tiga anaknya yang telah berkeluarga serta dua orang cucunya.
"Saya hanya ingin ada kepastian hukum. Perkara ini sudah terlalu lama berjalan," kata Sukarman.
Sementara itu, wartawan harianSIB.com masih berupaya mengkonfirmasi Agus Priyono terkait perkembangan perkara tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi.(**)
Aek Pamienke(harianSIB.com)PT Socfin Indonesia (Socfindo) Kebun Aek Pamienke kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemberdayaan masyara
Aeknatas(harianSIB.com)PT Socfindo Kebun Aek Pamienke di Kecamatan Aeknatas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), kembali menunjukkan komit
Huta Raja Tinggi(harianSIB.com)Sukarman (61), warga Desa Ujung Batu I, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, mengeluhkan lamban
Medan(harianSIB.com)Polda Sumut dalam waktu tiga hari berhasil membongkar 134 kasus narkotika dengan total 179 tersangka yang diamankan dari
Humbahas(harianSIB.com)Mendukung program swasembada bawang putih nasional, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) bersama
Batubara(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Batubara kembali mengungkap dua kasus peredaran narkotika dalam pelaksanaan Operasi ant
Pantailabu(harianSIB.com)Pasca penangkapan 2 terduga pengedar narkoba, Polresta Deliserdang memberikan dukungan moril dan materil dengan mem
Nias Utara(harianSIB.com)Warga Dusun IV, Desa Hilina&039a, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, digegerkan dengan penemuan jas
Deliserdang(harianSIB.com)Polda Sumut melalui Direktorat Reserse Narkoba kembali mengungkap kasus peredaran narkotika dalam pelaksanaan Ops
Jakarta(harianSIB.com)Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons keluhan kamar dagang China kepada Presiden Prabowo Subianto terkait ha
Jakarta(harianSIB.com)Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta mengungkap kasus
Jakarta(harianSIB.com)Ditreskrimum Polda Metro Jaya membentuk &039Tim Pemburu Begal&039. Tim ini dikerahkan ke wilayah titik rawan hingg