Karo(harianSIB.com)
Akses jalan menuju kawasan pemandian air panas di Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sempat diblokir masyarakat setempat pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 21.15 WIB.
Kondisi tersebut mengakibatkan wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan wisata air panas mengalami gangguan dan ketidaknyamanan.
Baca Juga:
Pemblokiran jalan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan kutipan retribusi atau pungutan yang selama ini menjadi sorotan di kawasan ini pemandian air panas
Doulu.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karo menyampaikan untuk sementara pengutipaan retribusi di pemandian air panas Doulu dihentikan.
Situasi ini dinilai perlu segera mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Karo agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar dan berdampak terhadap kenyamanan wisatawan.
Persoalan dugaan pungutan atau retribusi yang tidak memiliki kejelasan dasar hukum dikhawatirkan dapat menimbulkan gesekan antara pengelola usaha, masyarakat setempat, pemerintah desa, maupun pihak lainnya.
Jika tidak segera diselesaikan secara musyawarah terbuka dan melalui mekanisme yang jelas, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Selain itu, kejadian seperti pemblokiran akses wisata juga dapat memberikan citra negatif terhadap sektor pariwisata Kabupaten Karo.
Salah satu persoalan yang turut mencuat adalah adanya penangkapan diduga melakukan pungutan liar.
Kapolsek Berastagi, Kompol.Hendrik Tobing, yang dikonfirmasi, Minggu (9/08/2026), membenarkan tiga orang diduga melakukan pungutipan liar dan sudah di amankan di Mapolres Karo oleh Satuan Reserse kriminal.
"Iya benar beberapa masyarakat melakukan aksi blokir jalan menuju pemandian air panas Doulu mereka menuntut agar pihak kepolisian segera melepaskan 3 orang diduga pelaku pengutipan liar," ujarnya.
Penyelesaian persoalan secara bersama dinilai menjadi langkah penting agar kepentingan masyarakat setempat tetap diperhatikan tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan wisatawan.
Dengan adanya solusi yang jelas, transparan, dan disepakati bersama, diharapkan kawasan pemandian air panas Doulu tetap menjadi salah satu tujuan wisata unggulan Kabupaten Karo serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.(*)