PT Mirabilis Tunggal Tualang Kirim Bantuan Korban Banjir di Besitang Langkat
Besitang(harianSIB.com)Ratusan kilogram beras, mi instan, minyak goreng, gula, telur dan teh disalurkan PT Mirabilis Tunggal Tualang (MTT) k
Sibolangit(harianSIB.com)
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (UID Sumut) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Desa Batu Mbelin meresmikan Program Desa Siaga Bencana di Jambur Desa Batu Mbelin, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Selasa (1/9/2026).
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali potensi risiko bencana, melakukan respons awal, serta meminimalkan dampak bencana dan kondisi darurat.
Peresmian tersebut menjadi puncak rangkaian kegiatan yang telah diawali dengan pelatihan penanggulangan bencana pada 28-29 Agustus 2026. Dalam pelatihan itu, masyarakat mendapat pembekalan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), vertical rescue, water rescue, serta praktik dan simulasi penanganan kondisi darurat.
Manager PLN UP3 Bukit Barisan Megantara Vilanda Setyawan yang mewakili General Manager PLN UID Sumut Rizky Mochamad mengatakan, kondisi geografis Desa Batu Mbelin yang memiliki kawasan perbukitan dan aliran sungai membuat kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal penting.
Baca Juga:"Ketika keadaan darurat datang, masyarakat yang memiliki pengetahuan, keterampilan, peralatan, serta sistem koordinasi yang baik akan mampu memberikan respons awal secara lebih cepat dan tepat. Inilah semangat yang ingin kita bangun melalui Program Desa Siaga Bencana," ujar Rizky dalam sambutan tertulis yang dibacakan Megantara.
Menurut Rizky, program tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian sarana dan peralatan, tetapi juga membangun kapasitas, kemandirian, serta budaya sadar bencana dan keselamatan di tengah masyarakat.
Untuk memperkuat kesiapsiagaan, PLN bersama pihak terkait membentuk Tim Desa Siaga Bencana. Tim tersebut diharapkan menjadi penggerak kesiapsiagaan sekaligus meneruskan pengetahuan kebencanaan kepada keluarga, pemuda, dan masyarakat lainnya.
"Kami berharap peserta tidak berhenti sebagai penerima pelatihan, tetapi mampu menjadi penggerak kesiapsiagaan di lingkungannya. Tim yang telah dibentuk harus tetap aktif, sedangkan pelatihan dan simulasi tanggap darurat perlu dilaksanakan secara berkala," katanya.
Sebagai dukungan, PLN menyerahkan berbagai peralatan kebencanaan, di antaranya 10 life jacket, 10 helm keselamatan, 10 headlamp, dua set perlengkapan P3K, dua megafon, dua tandu lipat, serta dua set perlengkapan vertical rescue.
Bantuan lainnya berupa satu tandon air darurat, satu pompa air portabel, satu gergaji mesin, 20 cangkul, enam sekop, dan tujuh gerobak sorong. PLN juga memasang rambu jalur evakuasi di 15 titik serta rambu titik kumpul di tiga lokasi.
Komandan Kompi Satgas BPBD Provinsi Sumut Daniel Dachi mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya pemerintah.
"Penanggulangan bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh peralatan yang telah diberikan dapat dirawat dan digunakan sesuai kebutuhan, sedangkan keterampilan yang diperoleh terus dipraktikkan dan ditularkan kepada masyarakat lainnya," ujarnya.
Ia berharap keberadaan Tim Desa Siaga Bencana, pelatihan, dan dukungan peralatan dapat mendorong Desa Batu Mbelin menjadi desa yang semakin tangguh dan mandiri dalam menghadapi potensi bencana.
Sementara itu, Camat Sibolangit Muhammad Arif Budiman bersama Kepala Desa Batu Mbelin Resna Ketaren menyampaikan apresiasi kepada PLN atas pelaksanaan program tersebut.
Muhammad Arif menilai Program Desa Siaga Bencana penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di wilayah Sibolangit yang memiliki beragam potensi risiko bencana.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan Sibolangit, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UID Sumut dan seluruh pihak yang telah mendukung program ini. Pelatihan, pembentukan tim, serta bantuan peralatan kebencanaan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi keadaan darurat," katanya.
Melalui program TJSL ini, PLN menegaskan komitmennya untuk menghadirkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Program Desa Siaga Bencana Batu Mbelin menjadi bagian dari kolaborasi PLN, BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, siaga, dan tangguh menghadapi bencana. (*)
Besitang(harianSIB.com)Ratusan kilogram beras, mi instan, minyak goreng, gula, telur dan teh disalurkan PT Mirabilis Tunggal Tualang (MTT) k
Medan(harianSIB.com)Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan menyatakan tidak terdeteksi adanya sebaran a
Medan(harianSIB.com)Anggota DPRD Kota Medan Dr Lily, MBA, MH menyikapi maraknya penggunaan rokok elektronik atau vape yang berpotensi disala
Sibolangit(harianSIB.com)Sinergitas TNI dan Polri dalam memberantas penyalahgunaan narkotika kembali dilakukan di wilayah Kecamatan Sibolang
Deliserdang(harianSIB.com)Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang resmi meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Rumah Sakit
Medan(harianSIB.com)Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga berkaitan dengan g
Belawan(harianSIB.com)Meningkatkan keimanan, sekalugus meneladani akhlak, dan kehidupan Rasululah SAW, dalam menjalankan kehidupan sehari h
Washington(harianSIB.com)Amerika Serikat (AS) dilaporkan menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran di Teluk Oman dan dekat Pulau Kharg, Se
Taput(harianSIB.com)Ketua Satgas Pasca Bencana Sumatera Bidang PU sekaligus Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Kementerian Pe
Humbahas(harianSIB.com)Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan Paniaran Nababan SH MH membuka secara resmi Turnamen Bola Voli Piala
Medan(harianSIB.com)Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengusulkan empat skema kerja sama untuk menyatukan potensi ekonomi 10 provi
Medan(harianSIB.com)Wakil Ketua DPRD Sumut Dr Sutarto MSi mendesak pemerintah memprioritaskan penanganan Febiola Purba (16), siswi asal Bera