Fraksi tersebut juga mempertanyakan peningkatan belanja barang dan jasa sebesar Rp38 miliar serta rasionalisasi anggaran bantuan sosial yang menjadi Rp400 juta.
Selain itu, PDI Perjuangan menyoroti rencana pembentukan BUMD baru, yakni BUMD Agrobisnis dan Perikanan Terpadu Berbasis Pendidikan Vokasi serta BUMD yang bergerak di bidang pasar modern, pusat kuliner, dan destinasi wisata kuliner terpadu.
Fraksi Gerindra kemudian menyoroti kondisi PAD yang mengalami penurunan ketika belanja daerah terus meningkat. Kondisi tersebut, menurut fraksi ini, berpotensi meningkatkan ketergantungan daerah terhadap dana transfer.
Fraksi Gerindra juga menekankan agar penggunaan tambahan dana TKD dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Wali Kota Berikan Nota Jawaban
Menanggapi berbagai pandangan tersebut, Wali Kota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih, menyampaikan apresiasi atas saran, pendapat, dan masukan yang disampaikan anggota DPRD melalui masing-masing fraksi dalam pembahasan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Wali Kota mengatakan seluruh masukan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembahasan perubahan APBD.