" Saya berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan Kristen di Indonesia. Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kecerdasan dan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga dari kemampuan membentuk manusia yang beriman, berkarakter, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap sesama, " jelasnya.
Ia menyampaikan, pendidikan Kristen memiliki peran strategis, tidak hanya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai Kristiani seperti kasih, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat melayani.
" Pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru, tata kelola sekolah yang profesional, serta pemanfaatan teknologi secara bijaksana, " ungkapnya.
Menurutnya, upaya tersebut memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, yayasan pendidikan, gereja, keluarga, dan masyarakat guna melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, kuat dalam iman, serta matang dalam karakter.
" Saya berharap Rakernas V MPK tidak sekadar menghasilkan keputusan organisasi, tetapi juga melahirkan program dan langkah nyata yang manfaatnya dapat dirasakan sekolah, guru, peserta didik, dan masyarakat. Melalui kebersamaan, komitmen, dan kerja nyata, seluruh pemangku kepentingan pendidikan diharapkan mampu membangun generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing, " tuturnya.
Baca Juga:
Wakil Bupati Tapanuli Utara yang juga sebagai Ketua Pelaksana Rakernas V MPK, Deni Parlindungan Lumbantoruan menyampaikan, Rakernas V MPK menjadi momentum penting bagi keluarga besar pendidikan Kristen dari berbagai daerah di Indonesia untuk memperkuat koordinasi, menyatukan pandangan, serta merumuskan program nyata bagi kemajuan pendidikan Kristen.