Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 13 Mei 2026

PLN Sibolga Akui Dua Paket Proyek Lisdes TA 2015 Rp8,4 M Tidak Selesai Dikerjakan

- Kamis, 14 Januari 2016 19:54 WIB
858 view
PLN Sibolga Akui Dua Paket Proyek Lisdes TA 2015 Rp8,4 M Tidak Selesai Dikerjakan
SIB/Helman Tambunan, SH
PERHATIKAN FOTO: Mediansyah dan Jonra Freston Girsang saat memperhatikan foto-foto proyek Lisdes yang belum selesai dikerjakan, di Kantor PT PLN Area Sibolga, Selasa (12/1).
Tapteng (SIB)- Asisten Manajer Jaringan PT PLN (Persero) Area Sibolga Mediansyah dan Jonra Freston Girsang selaku Suvervisor Pemeliharaan, mengakui 2 paket proyek listrik desa (Lisdes) kerjasama Direktorat Jenderal (Ditjen) Ketenagalistrikan Kementerian ESDM dengan PT PLN tahun anggaran (TA) 2015 bernilai Rp8,4 miliar yang bersumber dari APBN di wilayah Satuan Kerja (Satker) Listrik Pedesaan Sumatera Utara, dengan paket pekerjaan Pembangunan Jaringan Distribusi di Kabupaten Tapanuli Tengah, belum selesai dikerjakan.

Hal itu diungkapkan keduanya saat dikonfirmasi SIB di kantor PLN Area Sibolga, Mereka juga mengaku tidak mengetahui sejauh mana proses pekerjaan Lisdes sesuai prosedur kontrak kerja antara PT Wahana Mitra Multiartha selaku penyedia jasa konstruksi (kontraktor) dengan Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang/Jasa PT PLN, sebab semuanya dilaksanakan di PT PLN Wilayah Sumatera Utara. ”Kami tidak mengetahui sejauh mana prosedurnya, kami hanya sebatas diberitahu di wilayah Area Sibolga ada proyek Lisdes, selebihnya kami tidak tahu,” kata mereka.

Kedua pejabat itu juga tidak mengetahui siapa nama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Lisdes tersebut, sebab mereka tidak mau mencampuri lebih jauh urusan wilayah. Namun untuk pengawas pekerjaan diketahui Manajer PT PLN Rayon Sibolga dan Manajer PT PLN Rayon Barus.”Pengawas pekerjaan itu manajer rayon, itu pun kami tahu setelah diberitahu dari Medan,” kata Mediansyah dan Jonra, seraya menegaskan pihaknya tidak ada maksud untuk menutup-tutupi pekerjaan proyek Lisdes yang sampai sekarang belum bisa dinikmati masyarakat itu.

Sementara, Manajer PT PLN Rayon Sibolga Mangatur Simangunsong yang dikonfirmasi SIB, Selasa (12/1), mengungkapkan, keterlibatan dirinya dalam proyek Lisdes hanya sebatas mengawasi pekerjaan, namun soal amandemen atau perpanjangan kontrak kerja itu urusan PT PLN Wilayah Sumut. ”Keterlibatan kita hanya mengawasi. Misalnya, kalau ada hambatan dalam pengerjaan di lapangan baru kita mengikuti,” kata Mangatur.

Dalam dokumen lelang LPSE-PLN tertanggal 3 September 2015 yang ditandatangani Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kelompok Kerja Pengadaan Barang Jasa PT PLN Satker Lisdes Sumatera Utara, Teguh Sugiarto, 2 paket proyek Lisdes dengan pekerjaan Pembangunan Jaringan Distribusi dengan item pembangunan kabel dan tiang untuk Hantaran Udara Tegangan Menengah (HUTM), Hantaran Udara Tegangan Rendah (HUTR) dan gardu distribusi (Trafo) dilaksanakan di 22 desa/dusun di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Paket pertama pembangunan HUTM, HUTR dan gardu distribusi di Desa Pagaran Julu Dusun Sijambu Jambu, Losung Batu, Desa Muara Nauli Dusun Muara Karang, Desa Dolok Pantis Dusun I Arsam Arsam, III Pancur Natolu, Desa Pajar Dusun Pajar, Kecamatan Sorkam, senilai Rp3,9 miliar. Paket kedua Pembangunan HUTM, HUTR dan gardu distribusi di Desa Hutabalang Dusun Rawang, Desa Bajamas Dusun SP II, Desa Sosorgadong, Manduamas Lama Dusun Batu Pati, Desa Sanggaran II Dusun Muara Pinang, Pagaran Dolok, Hutajulu, Pancur Godang, Pardundungan, Desa Simargarap II Dusun Simaung, Kecamatan Badiri, Sirandorung. Sosorgadong, Manduamas, Onan Ganjang, Pasaribu Tobing, dengan nilai Rp4,5 miliar. Total nilai pekerjaan sekira Rp8,5 miliar.

Pantauan SIB di Desa Dolok Pantis Dusun I Arsam-Arsam, Selasa (12/1), tiang listrik masih ada yang belum didirikan. Padahal, sesuai kontrak Lisdes sebagaimana biasanya, tiang tersebut nantinya akan dicet berwarna perak dan hitam, sedangkan bagian bawah dicor sebagai mantel untuk mencegah karatan. Selain itu, pepohonan sepanjang jalan ke dusun tertinggal itu juga belum dibersihkan, padahal untuk manarik kabel harus didahului pembersihan ranting-ranting pohon.

Sementara di Desa Pagaran Julu Dusun Sijambu-Jambu, Losung Batu dan Desa Muara Nauli Dusun Muara Karang, tiang sudah didirikan, namun kabel JTR masih belum selesai dipasang, begitu juga dengan lemari pembagi arus (LVC) masih belum lengkap. Padahal, informasi yang diperoleh SIB, harusnya kedua paket pekerjaan itu sudah selesai dikerjakan pada Desember 2015. (E05/y)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru