Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 14 Mei 2026

Kesbangpol Sumut Ajak Para Mahasiswa Putus Mata Rantai Narkoba di Kampus

Redaksi - Kamis, 12 Maret 2020 21:35 WIB
174 view
Kesbangpol Sumut Ajak Para Mahasiswa Putus Mata Rantai Narkoba di Kampus
Foto SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Sekretaris Kesbangpol Sumut Parlin foto bersama dengan Kabid Ketahanan Ekonomi Sosbud dan Ormas Malentina Ginting, para narasumber dan lainnya, usai  Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes Urine bagi mahasiswa di Kampus UISU Me
Medan (SIB)
Pemprov Sumut melalui Kesbangpol Sumut mengajak para mahasiswa ikut berperan memutus mata rantai narkoba, sehingga seluruh kampus di provinsi ini bebas dari narkoba.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut Anthony Siahaan melalui Sekretaris Kesbangpol Sumut Parlin pada Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes Urine bagi mahasiswa di Kampus UISU Medan, Selasa (10/3). Acara itu dihadiri Rektor UISU Prof Dr Yanhar Jamaluddin MAP, bertema “Mari Kita Bergandengan Tangan Menuju Sumut yang Bersih, Beriman dan Bermartabat yang Terbebas dari Narkoba".

Lebih lanjut dikatakan Parlin, Pemprov Sumut mendorong seluruh kampus bebas dari narkoba dan mengajak semua pihak terutama para dosen dan mahasiswa terus menggaungkan “Narkoba No, Sumut Bermartabat Yes”.

Dia juga menuturkan, forum menyimpulkan agar seluruh masyarakat proaktif memberantas narkoba, apalagi bila ada indikasi narkoba di keluarga atau lingkungan sekitar. Karena narkoba itu merusak generasi masa depan bangsa. “Jadikan narkotika itu menjadi musuh utama bangsa kita. Sumut Bermartabat itu tanpa Narkoba. Jika kita mampu membina pelajar saat ini untuk tidak bersentuhan malah benci dengan narkoba, maka mata rantai penyalahgunaannya akan putus dan generasi bangsa masa depan bebas narkoba,” tegasnya.

Rektor juga mengatakan, untuk menjadikan mahasiswa anti narkoba khususnya di Sumut harus komitmen bersama. Sehingga dapat melahirkan lebih banyak lagi relawan-relawan penggiat anti narkoba. “Khususnya kepada generasi muda diharapkan akan lebih banyak lagi sebagai penggiat anti narkoba, termasuk pelajar dan mahasiswa,” ajaknya.

Dia mengatakan pencegahan merupakan langkah yang efektif untuk membangun kesadaran setiap individu untuk tidak memulai menyalahgunakan narkotika. “Sehingga tepat apabila dikatakan lebih baik mencegah dari pada mengobati.”

Sementara Kabid Ketahanan Ekonomi Sosbud dan Ormas Malentina Ginting selaku Ketua Panitia melaporkan, kegiatan ini untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang bahaya narkoba guna mempersempit ruang gerak peredarannya. Juga tampil sebagai narasumber dari Poldasu, yakni Kabag Pengawas Penyidikan Direktorat Reserse Narkoba AKBP Rinaldi dengan materi jaminan perlindungan hukum bagi korban, pelapor dan sanksi berdasarkan Undang Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkoba.

Selanjutnya Ka UPT Rehabilitasi BNN Deli Serdang Heru Herlambang SAP tentang rehabilitasi dan Kaban BNN Provsu yang diwakili oleh Kabid P2M Drs T Harianja MM dengan materi P4GN di lingkungan pemerintah dan di lingkungan pendidikan. (Rel/M11/q)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru