Avanza Versus Kereta Api Siantar Express di Sergai, Satu Tewas
Sergai(harianSIB.com)Mobil Avanza nomor polisi B 2803 PZH tertabrak kereta api penumpang Siantar Express di perlintasan tanpa palang pintu D
Ditemui di Mapolda Sumut, Tianas Br Situmorang didampingi penasehat hukumnya Poltak Silitonga, SH, MH menyebutkan, pelaporan tersebut dilakukan karena pinjaman Rp1 miliar sudah dilunasi Tionas sejak 19 Juli 2022, namun hingga saat ini agunan pinjaman tidak kunjung dikembalikan.
"Kita melaporkan Dirut dan Kepala Kancab Bank Sumut Aeknabara yang kini bertugas di Tebingtinggi ke Polda Sumut dengan laporan nomor LP/B/591/V/2024/Polda Sumatera Utara perihal dugaan penggelapan," ujar Poltak kepada harianSIB.com.
Poltak menceritakan, awalnya pinjaman tersebut dilakukan almarhum mantan suaminya, Thomas Panggabean bersama selingkuhannya DS tanpa sepengetahuan kliennya, Tianas di Bank Sumut cabang Aeknabara sebesar Rp1 miliar dengan agunan 9 surat kebun sawit seluas 20 Ha pada 12 Desember 2012.
"DS yang saat ini bekerja sebagai ASN, kepala sekolah dulunya diterima di keluarga klien kami sebagai pembantu. DS inilah yang mengaku istri almarhum Thomas meminjam ke Bank Sumut Kancab Aeknabara. Namun, setelah 8 bulan pembayaran cicilan pinjaman tersebut, almarhum Thomas meninggal dunia pada 30 Juli 2013, sehingga cicilan tidak terbayar. Selanjutnya pihak bank mendatangi Tianas pada Agustus 2013 dan meminta membayar cicilan pinjaman almarhum mantan suaminya tersebut hingga lunas agar agunan dapat diambil," ucap Poltak sambil menunjukkan bukti surat persetujuan meneruskan cicilan pinjaman yang dikeluarkan pada 26 September 2014 ditandatangani Kepala Kancab Bank Sumut Aeknabara, MEN.
Poltak menyebut, setelah pelunasan pinjaman pada 19 Juli 2022, agunan pinjaman tidak kunjung diberikan kepada Tianas dengan alasan harus DS yang mengambil karena almarhum Thomas saat meminjam didampingi DS yang menyamar sebagai istrinya.
"Pihak Bank Sumut memberi alasan yang tidak masuk akal, bagaimana mungkin DS yang harus mengambil agunan tersebut sementara Tianas yang melunasi pinjaman dengan bersusah payah hingga mencapai Rp2 miliar," kesal Poltak sembari heran dengan besarnya bunga pinjaman dengan cicilan Rp16 juta lebih per bulan selama 10 tahun.
Pihak Kancab Bank Sumut Aeknabara dinilai bertele-tele dengan memberikan janji-janji manis akan segera mengembalikan agunan pinjaman berupa 9 surat tanah kebun sawit, namun kenyataannya tidak pernah terealisasi.
"Kita sudah menemui pihak Bank Sumut 4 kali melalui tim hukum mereka namun tetap janji tidak ditepati. Terakhir mereka janji memberikan surat angunan di akhir April ini, namun tidak jelas. Ditagih kembali, mereka berjanji lagi dengan menyebut akan vmemberikan di akhir bulan Mei. Apa ini, memangnya kita apa, dijanjiin terus," katanya penuh kesal.
Poltak berharap agar hak Tianas berupa agunan 9 surat tanah kebun sawit seluas 20 Ha dapat didapatkan kembali tanpa ada rekayasa alasan dari pihak Bank Sumut.
"Laporan ini harus segera diproses agar pengambil keputusan pinjaman di Bank Sumut yang diduga menggelapkan agunan ini bisa ditangkap dan saya juga selaku nasabah Bank Sumut merasa kecewa dengan kejadian ini," kata Poltak sambil meminta para terduga pelaku penggelapan untuk bertobat.
Direktur Bank Sumut, Babay Parid Wazdi saat dikonfirmasi, Kamis (9/5/2024), terkait laporan dugaan penggelapan yang menyeret namanya memilih diam.
Sementara itu, Pj Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sumut, James Marihot Panggabean, SH, MH meminta pihak Bank Sumut transparan terkait agunan tersebut agar dapat dikembalikan kepada Tianas.
"Ombudsman RI mendorong agar Bank Sumut dapat mengembalikan agunan debitur pasca pelunasan. Bank Sumut selaku penyelenggara pelayanan publik seyogyanya mematuhi UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik.
Selanjutnya kami juga menganjurkan agar Bank Sumut untuk memberikan informasi yang tepat kepada nasabah bersangkutan apa yang menjadi pertimbangan belum diberikannya agunan tersebut," katanya.
Humas OJK Sumut, Edi Gunawan, dikonfirmasi terkait laporan dugaan penggelapan yang melibatkan pejabat di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut tidak memberi komentar apa-apa.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi terkait pelaporan kasus dugaan penggelapan tersebut menyebut setiap laporan akan diproses polisi.
"Setiap laporan tentu polisi akan mendalami dan melakukan penyelidikan dan pastinya akan berproses," pungkasnya. (**)
Sergai(harianSIB.com)Mobil Avanza nomor polisi B 2803 PZH tertabrak kereta api penumpang Siantar Express di perlintasan tanpa palang pintu D
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago ke HKBP Desa Dolok Na
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)
Taput(harianSIB.com)Hasil pemantauan dan uji sampel yang dilakukan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Tap
Medan(harianSIB.com)Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,81 ke level 6.521,75 pada perdagangan hari ini, di tengah aksi dem
Medan(harianSIB.com)Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parw
Medan(harianSIB.com)Ratusan orang yang tergabung dalam kelompok pencari keadilan bagi almarhum Winda Lorenza Gowasa memadati gerbang masuk M
Sibolangit(harianSIB.com)Personel Polsek Pancurbatu Polrestabes Medan menggelar Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Dusun 3, Desa Bandar Baru, K
Medan(harianSIB.com)Perkara pembunuhan Lina yang sempat menghebohkan hingga tingkat nasional ketika bergulir di Pengadilan Negeri Medan. Kin
Simalungun(harianSIB.com)DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar Rapat Paripurna untuk membahas rancangan Kebijakan Umum Angg
Berlin(harianSIB.com)Otoritas Jerman mencatat rekor 15.800 kematian terkait suhu panas, seiring Eropa berjuang melewati serangkaian gelomban
Simalungun(harianSIB.com)Ketua DPP Himapsi (Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun) Bidang Seni Budaya, Apriando Purba mengajak masyarakat