Avanza Versus Kereta Api Siantar Express di Sergai, Satu Tewas
Sergai(harianSIB.com)Mobil Avanza nomor polisi B 2803 PZH tertabrak kereta api penumpang Siantar Express di perlintasan tanpa palang pintu D
Hal tersebut terungkap saat Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Polda Sumut menggelar konfrensi pers ditemukannya pabrik ekstasi, Kamis (13/6/2024) sore di lokasi pembuatan ekstasi tersebut.
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa mengatakan, pada 11 Juni 2024, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bekerjasama dengan Ditjen Bea Cukai Pusat, Kanwil Bea Cukai Bandara Soetta, Kanwil Bea dan Cukai Sumut, Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satresnarkoba Polrestabes Medan berhasil mengungkap clandestine laboratorium narkotika jenis ekstasi dengan kandungan mephendrone jaringan Medan.
"Hasil dari joint operation tersebut, tim berhasil mengamankan 6 orang WNI, yakni 3 orang laki-laki dan 3 orang perempuan, sementara 2 lagi buron. Dan pemilik mephendrone laboratorium tersebut merupakan pasangan suami istri," ujarnya.
Para tersangka yaitu HK yang merupakan pembuat dan pemilik lab, DK, membantu membuat, SS alias D sebagai pemesan alat cetak dan pemasaran, S sebagai saksi, AP sebagai kurir pengambil paket ekstasi dan HD sebagai pemesan ekstasi. Sementara R dan B masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Lanjut Mukti, berdasarkan hasil labforensik bahwa ekstasi yang dibuat oleh pasangan suami istri tersebut mengandung mephedrone.
"Mephedrone merupakan narkotika jenis baru yang termasuk golongan I sesuai Permenkes RI No. 5 Tahun 2023 tentang narkotika, psikotropika dan prekursor farmasi," ucapnya.
Menurut Mukti, saat pengungkapan ditemukan berbagai barang bukti bahan dan alat cetak ekstasi serta ekstasi jadi.
"Atas pengungkapan ini, ditemukan sebanyak 635 butir ekstasi, artinya kita telah berhasil menyelamatkan 635 jiwa jika diasumsikan per orang mengkonsumsi 1 butir ekstasi," jelasnya.
Disamping itu, lanjut Mukti ditemukan juga berbagai jenis prekusor kimia cair dan padat sejumlah 227,46 Kg yang dapat menghasilkan 314.190 butir ekstasi.
"Dari temuan bahan ini, kita menyelamat 314.190 jiwa," sebutnya sembari mengatakan menurut para pelaku, ekstasi dicetak berdasarkan pesanan dan mampu mencetak 600 butir per bulan.
Temuan clandestine laboratorium Medan merupakan pengembangan kasus di Sunter, Jakarta Utara pada 4 April 2024 dan kasus di Bali pada tanggal 2 Mei 2024.
"Hasil pengumpulan data introgasi dan analisa IT diketahui adanya pengiriman bahan-bahan kimia ke wilayah Medan sejak bulan Agustus 2023 hingga sekarang," tandas Mukti sambil mengatakan bahan dan peralatan untuk pembuatan ekstasi dipesan melalui market place dari China.
Sementara itu, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana mengatakan hasil dari pembuatan ekstasi di Sukaramai tersebut dipasarkan ke diskotik yang ada di Medan, Pematang Siantar dan daerah lainnya di Sumatera Utara.
"Ekstasi yang dibuat dipasarkan ke tempat hiburan di Medan, Pematangsiantar dan daerah lain berdasarkan pesanan. Dan untuk jenis ekstasi ini disebut jenis Ferrari," katanya.
Pada kesempatan tersebut Ronny berpesan agar narkoba menjadi musuh bersama dan menjauhkan diri dari narkoba tersebut.
"Tindak pidana terjadi 65 % pelakunya mengkonsumsi narkotika, untuk itu jauhi narkoba dan jadikan musuh bersama," pungkasnya.
Selanjutnya, berdasarkan perbuatan tersangka maka dikenakan pasal 114 ayat 2 sub pasal 113 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 dan pasal 111 ayat 1, pasal 132 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati. (**)
Sergai(harianSIB.com)Mobil Avanza nomor polisi B 2803 PZH tertabrak kereta api penumpang Siantar Express di perlintasan tanpa palang pintu D
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago ke HKBP Desa Dolok Na
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)
Taput(harianSIB.com)Hasil pemantauan dan uji sampel yang dilakukan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Tap
Medan(harianSIB.com)Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,81 ke level 6.521,75 pada perdagangan hari ini, di tengah aksi dem
Medan(harianSIB.com)Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parw
Medan(harianSIB.com)Ratusan orang yang tergabung dalam kelompok pencari keadilan bagi almarhum Winda Lorenza Gowasa memadati gerbang masuk M
Sibolangit(harianSIB.com)Personel Polsek Pancurbatu Polrestabes Medan menggelar Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Dusun 3, Desa Bandar Baru, K
Medan(harianSIB.com)Perkara pembunuhan Lina yang sempat menghebohkan hingga tingkat nasional ketika bergulir di Pengadilan Negeri Medan. Kin
Simalungun(harianSIB.com)DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar Rapat Paripurna untuk membahas rancangan Kebijakan Umum Angg
Berlin(harianSIB.com)Otoritas Jerman mencatat rekor 15.800 kematian terkait suhu panas, seiring Eropa berjuang melewati serangkaian gelomban
Simalungun(harianSIB.com)Ketua DPP Himapsi (Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun) Bidang Seni Budaya, Apriando Purba mengajak masyarakat