Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026
Tuntutan Ganti Rugi Tanah Belum Gol

Warga Sibiru-biru Terus Datangi Kantor BBWSS II

Duga Munte - Selasa, 05 November 2024 15:13 WIB
195 view
Warga Sibiru-biru Terus Datangi Kantor BBWSS II
Foto DM
DATANGI KANTOR BBWSS II: Warga Kecamatan Sibiru-biru Kabupaten Deliserdang yang kembali mendatangi kantor BBWSS II, Selasa (5/11/2024).
Medan (harianSIB.com)
Karena tuntutan belum gol, warga Kecamatan Sibiru-biru Kabupaten Deliserdang kembali mendatangi kantor Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) II di Jalan AH Nasution Medan.


Pada aksi, Selasa (5/11/2024), warga Sibiru-biru yang datang lebih banyak lagi.


Kedatangan warga itu sempat ditahan hanya sebatas pintu gerbang kantor saja, sehingga membuat suasana sempat memanas. Di satu sisi, warga mendesak supaya diberi masuk ke halaman kantor, namun di sisi lain, pihak BBWSS II tidak mengabulkan dengan alasan mereka juga bertanggungjawab menjaga kantor mereka sebagai asset pemerintah.


DATANGI KANTOR BBWSS II: Warga Kecamatan Sibiru-biru Kabupaten Deliserdang yang kembali mendatangi kantor BBWSS II, Selasa (5/11/2024). (Foto DM)

Karena itu, dalam dialog yang dibatasi pintu gerbang, pihak BVWSS II diwakili Kasatker Bendungan, Maruli didampingi beberapa staf di BBWSS II dan aparat kepolisian, menyatakan bersedia menerima aspirasi warga dalam dialog di dalam kantor. Sehingga Maruli meminta 3 orang dari warga itu masuk berdialog. Tapi warga menolak permintaan itu dengan alasan mereka semua harus ikut berdialog.


Setelah itu, warga pun memaksa masuk ke halaman kantor BBWSS II setelah menarik paksa pintu gerbang.


Sampai pukul 14.15 WIB, para warga masih tetap bertahan di halaman kantor itu berorasi dan sesekali berdendang diiringi musik. Sementara dialog yang digagas untuk mencari solusi belum berlangsung.


Kepada Jurnalis SIB News Network (SNN), para warga yang unjukrasa itu mengaku kembali mendatangi kantor BBWSS II karena tuntutan mereka yaitu ganti rugi yang berkeadilan atas lahan mereka yang terdampak Bendungan Lau Simeme belum juga dipenuhi.


"Tanah kami yang terdampak Bendungan Lau Simeme sampai sekarang belum dibayar, sementara bendungan itu sudah diresmikan Presiden Jokowi," kata para warga itu.


Diakui, terkait ganti rugi itu, warga dengan pihak terkait sudah berulangkali berdialog. Terakhir, Senin (4/11/2024). Namun belum ada titik temu.
Warga pun dalam orasinya mengatakan akan tetap bertahan di kantor BBWSS II sampai tuntutan mereka dipenuhi.


Sebelumnya, para warga Sibiru-biru ini sudah ke kantor BBWSS II Jumat (1/11/2024) dan Senin (4/11/2024), dengan tuntutan yang sama. Namun belum membuahkan hasil.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru