Marinus Gea: Negara Tak Boleh Tentukan Siapa Aktivis HAM
Jakarta (harianSIB.com)Wacana pembentukan tim asesor untuk menentukan status aktivis HAM mendapat sorotan tajam dari DPR RI. Anggota Komisi
Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan, mengecam keras aksi teror pembakaran rumah hakim ad hoc Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Medan, YM Khamozaro Waruwu, yang dilakukan orang tak dikenal (OTK). Ia menyebut tindakan tersebut sebagai teror terhadap negara, bukan sekadar kejahatan biasa, dan pelakunya harus dikategorikan teroris serta musuh negara.
"Ancaman terhadap keselamatan jiwa YM Khamozaro Waruwu dan keluarganya adalah ancaman terhadap kedaulatan negara. Maka penanganannya harus diambil alih oleh Mabes Polri. Tidak mungkin kasus seperti ini hanya ditangani Polsek Sunggal," tegas Sutrisno kepada SIB News Network (SNN) dari Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Sutrisno menduga teror tersebut terkait dengan perkara korupsi besar yang sedang disidangkan oleh YM Khamozaro Waruwu di Pengadilan Tipikor Medan. Ia menilai, pelaku pembakaran kemungkinan memiliki hubungan dengan pihak-pihak yang merasa terganggu oleh sikap tegas sang hakim dalam mengungkap kasus korupsi jalan di Sumatera Utara.
"Memeriksa jejak digital para pembenci YM Khamozaro Waruwu sejak ia menangani kasus besar itu harus dilakukan. Teror ini bukan spontan, tapi hasil dari perang kata-kata di ruang publik yang berujung pada tindakan fisik terhadap hakim dan keluarganya," ujar Sutrisno.
Baca Juga:Ia menegaskan, pembakaran rumah hakim Khamozaro merupakan ancaman serius terhadap sistem peradilan dan kedaulatan hukum Indonesia. Karena itu, ia menyerukan agar Presiden RI Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dalam memberikan perlindungan kepada seluruh hakim yang menangani perkara korupsi besar.
"Sebagai warga negara yang menjadikan hukum sebagai panglima, kami akan mengawal seluruh hakim adhoc di pengadilan Tipikor di Medan dan seluruh Indonesia. Kami meluncurkan gerakan #SaveHakimKhamozaro dan #SaveHakimTipikor untuk mendukung keberanian mereka melawan korupsi," tutup Sutrisno.(**)
Jakarta (harianSIB.com)Wacana pembentukan tim asesor untuk menentukan status aktivis HAM mendapat sorotan tajam dari DPR RI. Anggota Komisi
Tapteng (harianSIB.com)Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu meresmikan gedung sementara SDN 155683 Sigiringgiring, Kecamatan
Medan (harianSIB.com) Komisi A DPRD Sumut dibuat geram setelah upaya mediasi pelepasan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV di wilaya
Medan (harianSIB.com)Direktur Utama (Dirut) PT Toba Surimi Industries Tbk, Gindra Tardy, diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan pemals
Sergai (harianSIB.com)Polsek Kotarih, Polres Serdangbedagai (Sergai) bersama masyarakat melakukan perbaikan Jembatan Titi Paku di Dusun 4 Le
(harianSIB.com)Perubahan tata kelola pemerintahan menempatkan data sebagai fondasi utama dalam proses perumusan kebijakan. Birokrasi modern
Sergai (harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Serdangbedagai (Sergai) kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Seorang pria berna
Medan (harianSIB.com)Polda Sumut kembali memeriksa dan penempatan khusus (patsus) Kompol DK setelah 6 bulan menjalani demosi dari 3 tahun ya
Humbahas (harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) jalin kerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manu
Jakarta(harianSIB.com)Presiden RI Prabowo Subianto membantah pihak yang menyebut &039Indonesia gelap&039.Menurut dia, orang yang berkoar
Humbahas(harianSIB.com)Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dr Oloan P Nababan menyalurkan bantuan santunan kepada ahli waris korban meningg
Sidikalang(harianSIB.com)Peleton Pengendalian Massa Polres Dairi, berhasil memukul mundur masyarakat yang aksi unjuk rasa (Unras) Kamis (30/