Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026

Maret 2026 Proyek Pembangunan Jalan di Kawasan Sipiongot Dilanjutkan

Danres Saragih - Kamis, 29 Januari 2026 10:49 WIB
401 view
Maret 2026 Proyek Pembangunan Jalan di Kawasan Sipiongot Dilanjutkan
Foto: SNN/Danres Saragih
KONPRES: Kabid Perencanaan Dinas PUPR Sumut Harry Rizal Hasibuan memberikan keterangan pada konpres di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Rabu (28/1/2026).

Medan(harianSIB.com)

Pemprov Sumut tahun ini melanjutkan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta). Proyek pembangunan ditargetkan direalisasikan pada Maret mendatang.

"Kita targetkan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot akan dimulai pada Maret 2026. Mudah-mudahan sudah bisa kita realisasikan," ujar Kabid Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Harry Rizal Hasibuan dalam konferensi pers yang digelar di Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda kantor Gubernur Sumut, Rabu (28/1/2026).

Proyek pembangunan jalan Sipongot itu telah masuk dalam program strategis daerah. Kawasan yang akan dibangun dari Sipiongot batas Labuhanbatu sepanjang 16 km dengan anggaran Rp.96 miliar, Sipiongot batas Tapanuli Selatan 12 km dengan anggaran Rp72 miliar dan Hutaimbaru Sipiongot Paluta 11,8 km dengan anggaran Rp70,8 miliar.

Realisasi pembangunan jalan kawasan Sipiongot itu sudah berpuluh tahun dinantikan oleh masyarakat setempat, karena selama ini akses jalan banyak yang rusak berat, berlumpur saat hujan dan sulit dilalui transportasi.

Baca Juga:
"Kawasan Sipiongot ini dulu masih menjadi daerah yang tertinggal. Bahkan kalau bisa kita katakan di tahun 80-90 an, transportasi di kawasan Sipiongot ini harus dilalui dengan naik kuda," ujar Harry.

Kondisi inilah yang membuat Pemerintah Provinsi Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution berkomitmen untuk melanjutkan proyek pembangunan jalan kawasan Sipiongot yang sempat terhenti di tahun 2025, karena adanya proses hukum.

Proyek pembangunan jalan kawasan Sipiongot ini pun diharapkan nantinya sangat bermanfaat bagi masyarakat karena puluhan tahun kawasan ini tidak tersentuh pembangunan. Selain bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah (menghubungkan Paluta, Tapsel, dan Labuhanbatu), pembangunan kawasan ini juga dapat memperlancar akses perekonomian warga yang sempat terisolir, serta mengatasi kerusakan berat jalan yang telah berlangsung puluhan tahun.

"Baru kali ini di bawah kepemimpinan Gubernur Pak Bobby, kawasan Jalan Sipiongot akan dibangun. Proyek ini tentu dapat mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah yang selama ini terpencil dan tertinggal," kata Harry.

Proyek pembangunan Jalan Sipiongot itu pun diharapkan dapat memudahkan akses masyarakat ke pusat-pusat layanan seperti kesehatan dan pendidikan di kecamatan Dolok, karena pembangunan jalan membuka akses konektivitas Sipiongot ke tiga wilayah (Labuhanbatu-Tapsel-Paluta). (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Anggota DPRD Medan Minta Jalan Medan Labuhan yang Rusak Segera Diperbaiki
Kejari Labuhanbatu Tahan 2 Tersangka Korupsi
Bupati Tapsel: Kamtibmas dan Persatuan yang Kokoh Sangat Dibutuhkan
KPK Periksa Ketua DPRD Labuhanbatu soal Suap ke Bupati Pangonal
Ribuan Warga Penerima PKH Ikuti Jalan Sehat di Bandarkhalifah Sergai
Politisi Gerindra Minta Pengaspalan Gang Harus Diikuti Jalan Utama
komentar
beritaTerbaru