KPPU dan UHN Dorong Pemahaman Hukum Persaingan Usaha melalui Kuliah Umum
Medan(harianSIB.com)Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan mendorong peningkatan pemahaman m
Medan(harianSIB.com)
Anggota DPD RI, Pdt Penrad Siagian, membongkar karut-marut berbagai persoalan serius terkait tata ruang dan konflik agraria, serta adanya ribuan desa yang terjebak dalam kawasan hutan dan HGU, sehingga menimbulkan konflik berkepanjangan antara masyarakat dengan perusahaan.
"Masalah ini harus segera diselesaikan melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA)," ujar Penrad Siagian kepada wartawan, Sabtu (16/5/2026), di Medan, seusai berkunjung ke Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) yang disambut Wakil Bupati Paluta, Basri Harahap, beserta jajaran pemerintah daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Paluta memaparkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), perkembangan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), serta sejumlah rekomendasi penyelesaian konflik agraria di daerah itu.
Penrad yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Kerja Tindak Lanjut Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI mengatakan, kunjungan itu dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait revisi UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang yang saat ini tengah dibahas di tingkat legislatif.
Baca Juga:Ia mengungkapkan, dalam revisi UU Tata Ruang tersebut terdapat 27 pasal yang akan diubah, delapan pasal dihapus, dan dua pasal baru ditambahkan. Salah satu fokus utama yakni menyelesaikan tumpang tindih kewenangan tata ruang antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat.
Menurut Penrad, selama ini banyak persoalan muncul akibat ketidaksinkronan penetapan fungsi kawasan antara pemerintah pusat dan daerah. Bahkan, persoalan itu menjadi salah satu laporan yang paling banyak diterima Badan Akuntabilitas Publik DPD RI.
Selain itu, Penrad juga menyoroti minimnya keterlibatan masyarakat adat dalam penyusunan tata ruang, sehingga revisi undang-undang ke depan harus memberi ruang lebih besar bagi masyarakat adat agar hak-hak mereka tidak lagi terpinggirkan.
"Komunitas masyarakat adat harus dilibatkan dalam perencanaan tata ruang. Ini penting supaya tidak lagi terjadi konflik berkepanjangan akibat penetapan kawasan yang tidak berpihak kepada masyarakat," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Penrad juga mendorong optimalisasi fungsi GTRA untuk menyelesaikan berbagai konflik agraria di Paluta, termasuk persoalan yang terjadi di Desa Ujung Gading Julu, seraya meminta seluruh rekomendasi hasil forum GTRA diserahkan kepada dirinya untuk dibahas lebih lanjut di tingkat pusat.
Penrad turut menyoroti persoalan desa-desa yang berada di atas kawasan hutan dan Hak Guna Usaha (HGU). Berdasarkan catatan DPD RI, hampir 60 persen desa di Indonesia berada dalam kawasan tersebut, sehingga berdampak terhadap pembangunan infrastruktur desa.
"Selama status desa masih berada di kawasan hutan atau HGU, penggunaan dana desa untuk pembangunan infrastruktur menjadi terkendala. Yang paling dirugikan tentu masyarakat," ujarnya.
Karena itu, ia meminta Pemkab Paluta memasukkan program inventarisasi desa di kawasan hutan dan HGU ke dalam agenda kerja GTRA. Ini perlu langkah serius, termasuk penetapan tapal batas desa permanen agar masyarakat memiliki kepastian hukum atas tanah dan fasilitas umum desa.
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Paluta, Basri Harahap, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pengawasan tata ruang dan mendukung percepatan reforma agraria di Paluta.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dapat mempercepat penyelesaian konflik pertanahan sehingga program reforma agraria dan penataan ruang benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.(*)
Medan(harianSIB.com)Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan mendorong peningkatan pemahaman m
Medan(harianSIB.com)Penyaluran pupuk bersubsidi di Sumatera Utara hingga Juli 2026 terus berjalan, dengan pupuk NPK mencatat realisasi terti
Medan(harianSIB.com)Mayor Laut Faisal Mulia harus mengakhiri kariernya sebagai prajurit TNI setelah majelis hakim menjatuhkan vonis 10 tahun
Jakarta(harianSIB.com)Bareskrim Polri menyita sejumlah aset yang diduga milik Basri Lewaimang, bandar narkoba sekaligus pengelola tempat hib
Taput(harianSIB.com)Konflik agraria di Desa Hutatoruan VIII, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), masih menyisakan persoala
Tapteng(harianSIB.com)Pemkab Tapanuli Tengah mendukung penuh kajian pengembangan garam rakyat hasil sinergi Yonif TP 905/Tuan Syah dan PUSTA
Surabaya(harianSIB.com)Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tak hanya fokus memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mel
Medan(harianSIB.com)Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih peringkat ketiga se
Jakarta(harianSIB.com)Presiden Prabowo Subianto terbang ke Kalimantan untuk memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilak
Medan(harianSIB.com)Rapat dengar pendapat (RDP) perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat terkait penangkapan Balai Penegakan Hukum (
Aek Loba(harianSIB.com)PT Socfindo Kebun Aek Loba menyerahkan bantuan ratusan alat panen kelapa sawit kepada petani yang tergabung dalam 20
Medan(harianSIB.com)Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap SE mengingatkan kader Partai Persatuan Indonesia (Perindo) agar tidak menjad