Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 22 Mei 2026

Nama Faisal Hasrimy Disorot di Sidang Korupsi Smartboard Langkat, Penasihat Hukum Sebut Ada Tekanan

Rido Sitompul - Jumat, 22 Mei 2026 18:47 WIB
119 view
Nama Faisal Hasrimy Disorot di Sidang Korupsi Smartboard Langkat, Penasihat Hukum Sebut Ada Tekanan
Foto Dok/Ist
Disidangkan: Terdakwa Saiful Abdi saat disidangkan di PN Medan.

"Begitu saya baca, hampir semua saksi utama menyatakan proyek ini titipan Faisal Hasrimy. Ada tekanan dan skenario. Tapi kok tiba-tiba Saiful Abdi yang jadi terdakwa," ungkapnya.

Menurut Jonson, kliennya tidak menikmati aliran dana dari proyek tersebut dan saat pengadaan berlangsung justru sedang menghadapi perkara hukum lain.

"Klien saya saat itu sudah berstatus tersangka dalam perkara lain. Dia tidak mungkin memikirkan proyek sebesar itu. Selama ini proyek pendidikan di Langkat paling besar sekitar Rp5 miliar, tiba-tiba muncul proyek Rp50 miliar," ucapnya.

Ia bahkan menyinggung adanya dugaan tekanan dalam proses administrasi proyek. Salah satunya terkait penandatanganan dokumen yang disebut dilakukan pada dini hari.

"Tadi saya bacakan, jam 2 pagi dijemput untuk menandatangani. Ada apa ini?" ujarnya.

Jonson juga mempertanyakan belum ditetapkannya pihak lain sebagai tersangka, termasuk sosok bernama Bahrun Walidin alias Baron yang disebut dalam berkas perkara.

"Di dalam BAP disebut Faisal Hasrimy memperkenalkan Baron sebagai rekanan. Bahkan ada yang menyebut Baron itu PNS di Aceh. Ini yang harus dibuka terang," cetusnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kejari Karo Diminta Tahan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah
Kasus Asahan Expo ke-73, Sejumlah Pejabat Pulangkan Uang Hasil Dugaan Korupsi
Dugaan Korupsi Pemberian Kredit BRI Agroniaga, Seorang Wiraswasta Asal Rantauprapat Ditahan Kejatisu
BPKP Sumut Keluarkan Hasil Audit Dugaan Korupsi Kasus PAP di Binjai
Kasus Dugaan Korupsi Tugu Mejuah-Juah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan
Walau Didera Kasus Dugaan Korupsi, Operasional IPA Martubung Berjalan Normal
komentar
beritaTerbaru