Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 10 Juni 2026

RDP Memanas, DPRD Sumut Desak PLN Segera Putuskan Kompensasi Blackout

Firdaus Peranginangin - Rabu, 10 Juni 2026 18:53 WIB
191 view
RDP Memanas, DPRD Sumut Desak PLN Segera Putuskan Kompensasi Blackout
Foto: harianSIB.com/Firdaus Peranginangin
Komisi D DPRD Sumut menggelar rapat dengar pendapat dengan PT PLN UID Sumut membahas dampak pemadaman listrik massal (blackout) di Gedung DPRD Sumut, Rabu (10/6/2026).

"Kami masih menunggu hasil verifikasi dan keterangan tertulis dari Kementerian ESDM serta PLN Pusat. Apa pun hasilnya nanti akan menjadi dasar bagi kami untuk mengambil langkah selanjutnya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Sumut, Timbul Jaya Hamonangan Sibarani, yang memimpin rapat meminta PLN serius menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD Sumut.

Dalam rapat tersebut, Komisi D DPRD Sumut merekomendasikan agar PT PLN memberikan kompensasi kepada masyarakat yang mengalami kerugian akibat pemadaman listrik massal.

Selain itu, DPRD Sumut juga mendesak PLN meningkatkan pemeliharaan jaringan dan sistem kelistrikan guna mencegah terulangnya gangguan serupa yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Di akhir rapat, Yahdi kembali menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan kepastian terkait tanggung jawab PLN, bukan sekadar menunggu hasil investigasi yang belum diketahui kapan akan diumumkan.

Ia juga meminta PLN memberikan perhatian khusus kepada pelaku UMKM yang mengalami kerugian besar akibat blackout yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkerk Usul Hapus Pembahasan Sekolah Minggu di UU
Fokus Pembangunan Ekonomi, Sandiaga Janji Perkuat UMKM
Wali Kota Apresiasi RPX One Stop Logistics untuk Geliatkan UMKM di Medan
Pemprovsu Serahkan Penghargaan Siddhakarya kepada Enam Pelaku UMKM
PTPN III Salurkan Dana Bergulir untuk 2 Pelaku UMKM
PLN ULP Siantar Kota Jadwalkan Pemadaman Listrik di Beberapa Titik
komentar
beritaTerbaru