Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 16 Agustus 2026

Lewat Momentum HUT Kemerdekaan RI, Komunitas Medan Harmoni Hidupkan Kembali Minat Seni Budaya Pada Anak Muda Medan ‎

Indah Apriliana dewi Ginting - Minggu, 16 Agustus 2026 21:25 WIB
155 view
Lewat Momentum HUT Kemerdekaan RI, Komunitas Medan Harmoni Hidupkan Kembali Minat Seni Budaya Pada Anak Muda Medan ‎
Foto: harianSiB.com/Indah
Penampilan alat musik tiup khas Batak Toba di pagelaran Festival Seni Budaya Medan Harmoni Multicultural, Minggu (16/8/2026).

Medan (harianSIB.com)

‎Bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komunitas Medan Harmoni Multicultural bersama dengan Kementerian Kebudayaan Indonesia menggelar Pentas Seni bertajuk "Medan Harmoni Multicultural Performing Art Festival", Minggu (16/8/2026), di pelataran Mega Park Jalan Kapten Muslim, Medan.

‎Di prakarsai Ahmad Syahid, selaku praktisi seni Kota Medan, pagelaran pentas seni ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan kebudayaan di Medan, penguatan identitas Budaya, menghidupkan kembali kesadaran akan kekayaan seni dan budaya lokal serta multikultural, memperkuat identitas Medan sebagai kota berbudaya.

‎Tri Danu Satria, selalu koordinator dan produser pelaksana acara, mengatakan, Medan Harmoni Multicultural Performing Art Festival juga dirancang sebagai respons terhadap kebutuhan untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan toleransi melalui seni di tengah masyarakat urban yang semakin heterogen.

‎"Keberagaman budaya di Medan dan Sumatera Utara adalah aset tak ternilai yang perlu terus dirawat dan dirayakan. Melalui pemanfaatan ruang publik, festival ini akan mendekatkan seni pertunjukan kepada masyarakat, menjembatani perbedaan dan mempromosikan nilai-nilai keharmonisan," papar Danu.

‎Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi platform bagi seniman lokal untuk berekspresi dan berinovasi, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang kekayaan warisan budaya mereka, sehingga bisa menciptakan ruang interaksi positif antarbudaya, menumbuhkan rasa saling menghargai dan toleransi di tengah masyarakat yang beragam.

‎Acara yang diawali dengan pertunjukan seni dari Pulau Nias, Batak Toba, Tari Melayu dan kemudian dilanjutkan dengan sesi Talk Show dari Akademisi Seni Universitas Negeri Medan, acara ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan minat masyarakat Medan tentang berbagai bentuk seni pertunjukan, baik tradisional maupun kontemporer.

Di mana seni dan budaya di Medan itu sangat banyak dan berpotensi untuk terus dikembangkan. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru