Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 01 September 2026

‎Ricuh Desil 9 Dan 10, Masyarakat Pertanyakan Sistim Pendataan BPS

‎Pakar Ekonom Gunawan, Jangan Sampai Warga Dirugikan
Indah Apriliana dewi Ginting - Senin, 31 Agustus 2026 15:12 WIB
466 view
‎Ricuh Desil 9 Dan 10, Masyarakat Pertanyakan Sistim Pendataan BPS
ChatGPT Ilustrasi desil 1-10 untuk mengetahui penerima bansos
Ilustrasi desil.

Medan(harianSIB.com)

‎Maraknya perbincangan dan protes atas hasil pengecekan desil pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang di keluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) di berbagai kalangan masyarakat belakangan ini turut mendapat sorotan dari Pakar Ekonom ternama Kota Medan Gunawan Benjamin, Senin (31/8/2026).

‎Beberapa warga mengaku kaget setelah mengetahui rumah tangganya ternyata masuk desil 9 atau 10, padahal kondisi keseharian mereka dirasa jauh dari gambaran kelompok masyarakat dengan kesejahteraan tinggi, sehingga banyak warga yang merasa di rugikan dan protes dengan pengelompokan data desil tersebut.

‎Menurut Gunawan ada dua hal utama yang memicu keluhan masyarakat terkait dengan peringkat status desil tersebut, sehingga banyak masyarakat yang mengajukan perubahan peringkat atau desil.

‎Yang pertama dipicu oleh penilaian desil yang mengandalkan indikator pendekatan secara tidak langsung atau proxy means testing, seperti kondisi bangunan rumah, kepemilikan aset barang, pekerjaan, pendidikan hingga pengunaan daya listrik.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru