Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 01 September 2026

‎Ricuh Desil 9 Dan 10, Masyarakat Pertanyakan Sistim Pendataan BPS

‎Pakar Ekonom Gunawan, Jangan Sampai Warga Dirugikan
Indah Apriliana dewi Ginting - Senin, 31 Agustus 2026 15:12 WIB
471 view
‎Ricuh Desil 9 Dan 10, Masyarakat Pertanyakan Sistim Pendataan BPS
ChatGPT Ilustrasi desil 1-10 untuk mengetahui penerima bansos
Ilustrasi desil.

‎Kedua, perubahan status sosial yang sangat cepat ditengah dinamika ekonomi yang cenderung melemah.

‎"Sebagai contoh, banyak yang memberitakan bahwa pendapatan ojol mencapai dua digit (diatas 10 juta), tetapi lihat situasinya sekarang, ternyata tidak. ‎Atau kita buat pendekatan yang lebih menggambarkan realita saat ini. bagaimana efisiensi pemerintah membuat kegiatan rapat di hotel ditiadakan. Dampaknya akan langsung dirasakan bagi pekerja perhotelan yang bisa saja jam bekerjanya dikurangi atau bahkan kehilangan pekerjaannya. Atau sejumlah tukang bangunan yang belakangan kontraktornya tidak mendapatkan proyek konstruksi karena efisiensi.

‎Sehingga status sosial ekonomi seseorang berubah cepat disitu. Jika tidak dibarengi dengan pemutakhiran data yang adaptif, maka data yang tersaji tidak lagi mencerminkan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang sesungguhnya. Sekalipun data dikumpulkan dari banyak instansi lalu dilakukan analisis," pungkasnya.

‎Anita Bangun, salah seorang warga Marindal Medan mengaku kaget dengan hasil pengecekan desilnya yang bisa masuk ke desil 10, padahal pengangguran.

‎"Awak pengangguran, pas di data densus, ga punya penghasilan, tiba-tiba cek desil malah masuk ke 6-10. Harusnya awak masih bisa dpt bantuan, sekarang malah ga dapat apa-apa," keluh Anita.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru