Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 02 September 2026

Salmon Sagala: Erupsi Sinabung Ancam Pasokan Sayur-mayur, Pemerintah Perlu Gerak Cepat Antisipasi

Firdaus Peranginangin - Rabu, 02 September 2026 14:30 WIB
137 view
Salmon Sagala: Erupsi Sinabung Ancam Pasokan Sayur-mayur, Pemerintah Perlu Gerak Cepat Antisipasi
Foto harianSIB.com/Firdaus
Ganggu: Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo berpotensi mengancam pasokan sayur-mayur di Sumatera Utara.

Medan(harianSIB.com)

Anggota DPRD Sumut Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Salmon Sumihar Sagala SE menegaskan, erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo tak hanya mengancam keselamatan warga di kawasan rawan bencana, tetapi juga berpotensi mengganggu pasokan sayur-mayur di daerah ini.

"Atas dasar itu, kita meminta Pemprov Sumut bergerak cepat melakukan langkah antisipasi agar produksi pertanian, distribusi dan stabilitas harga pangan tetap terjaga," ujar Salmon Sumihar Sagala kepada wartawan, Rabu (2/9/2026) di DPRD Sumut.

Ditambahkan Salmon, Kabupaten Karo merupakan salah satu sentra utama pemasok sayur-mayur untuk berbagai daerah di Sumut. Karenanya, aktivitas vulkanik Sinabung harus segera diantisipasi agar tidak berkembang menjadi persoalan baru berupa gangguan pasokan dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

"Kita harus mengantisipasi dampak erupsi ini, khususnya terhadap pasokan sayur-mayur. Jangan sampai gangguan produksi dan distribusi kemudian memicu kelangkaan serta kenaikan harga di masyarakat," ujar Salmon.

Baca Juga:
Politisi PDI Perjuangan ini meminta Pemprov Sumut bersama Pemkab Karo segera memetakan lahan pertanian yang terdampak erupsi, termasuk mengidentifikasi potensi kerusakan tanaman dan hambatan distribusi.

"Data tersebut sangat diperlukan agar pemerintah dapat menentukan kebutuhan bantuan sekaligus mengambil keputusan secara cepat dan tepat," ujar mantan anggota DPRD Karo ini.

Menurutnya, pemerintah juga harus memastikan jalur distribusi hasil pertanian dari kawasan yang masih aman tetap berjalan. Apabila produksi dari sejumlah wilayah Karo menurun, pemerintah diminta segera mengaktifkan sumber pasokan alternatif dari sentra pertanian lainnya di Sumut.

"Pemerintah harus punya langkah antisipasi. Kalau produksi dari Karo terganggu, harus segera dicarikan sumber pasokan alternatif agar kebutuhan masyarakat di Sumut tetap terpenuhi," tegasnya.

Di sisi lain, Salmon meminta perlindungan terhadap petani menjadi bagian penting dalam penanganan dampak erupsi. Petani yang mengalami kerugian perlu mendapat bantuan dan pendampingan agar dapat mempertahankan usaha maupun memulihkan lahan pertanian setelah kondisi memungkinkan.

Anggota Komisi B ini menegaskan, penanganan Sinabung tidak boleh hanya berorientasi pada evakuasi dan kebutuhan dasar pengungsi. Dampak erupsi terhadap sektor pertanian, ekonomi masyarakat, ketahanan pangan dan stabilitas harga juga harus ditangani secara bersamaan melalui koordinasi lintas instansi.

"Yang kita jaga bukan hanya keselamatan masyarakat di sekitar Sinabung, tetapi juga keberlangsungan ekonomi petani dan kestabilan kebutuhan pangan masyarakat Sumatera Utara," pungkas Salmon.(*).

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Natal Pemkab Dairi Disesuaikan dengan FDT
AKBP Leonardo David Simatupang SIK Kapolres Pakpak Bharat yang Baru
Sahat Banurea Ditunjuk Sebagai Pelaksana Harian Bupati Pakpak Bharat
Poldasu Periksa Penyidik Kasus Istri Bupati Pakpak Bharat
Poldasu Hentikan Kasus Istri Bupati Pakpak Bharat
DPRDSU Apresiasi KPK Tangkap Bupati Pakpak Bharat
komentar
beritaTerbaru