Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 05 Agustus 2026

Soal Pencurian Ikan di Laut Indonesia, KASAL : Masih Bolong

* Nelayan Perikanan Tambak Terima Bantuan 15 Ribu Bibit Ikan
- Minggu, 24 Mei 2015 14:59 WIB
547 view
Soal Pencurian Ikan di Laut Indonesia, KASAL : Masih Bolong
SIB/Pally Simangunsong
KASAL Laksamana TNI Ade Supandi dan Danlantamal I Laksamana Pertama TNI Yudo Margono menabur bibit di salah satu tambak nelayan di Belawan, Sabtu (23/5).
Belawan (SIB)- Walaupun saat ini masih tetap terjadi pencurian ikan oleh nelayan asing, tetapi secara bertahap aktivitas penangkapan ikan di laut Indonesia akan dilakukan secara legal sehingga dapat memberikan atau menambah pendapatan kepada negara.

Hal tersebut dikatakan Kepala Staf TNI AL (Kasal), Laksamana TNI Ade Supandi kepada wartawan, Sabtu (23/5) di sela-sela kunjungan ke Mako Lantamal I di Belawan serta menyerahkan bantuan masing-masing 15 ribu ekor bibit ikan dan pohon bakau kepada sejumlah Kelompok Nelayan Perikanan Tambak di Belawan.

"Selama ini penangkapan ikan dilakukan secara ilegal sebab yang melakukannya adalah nelayan asing," ujar Kasal kepada wartawan didampingi Danlantamal I Laksamana Pertama TNI Yudo Margono.

Kasal juga mengakui walaupun pemerintah telah beberapa kali melakukan penenggelaman kapal-kapal penangkap ikan asing yang tertangkap melakukan pencurian di wilayah laut Indonesia tetapi tindak pidana pencurian ikan oleh nelayan negara lain masih tetap terjadi.

"Masih ada bolong," ujar Kasal.

Terkait dengan kondisi tersebut menurut Kasal, untuk menegakkan undang-undang perikanan Indonesia  saat ini pihaknya selalu melakukan pemeriksaan terhadap semua kapal perikanan yang melaksanakan kegiatan penangkapan ikan di wilayah laut Indonesia serta mengambil tindakan tegas jika dilakukan secara ilegal apalagi oleh nelayan asing.

Sedangkan untuk mengatasi "kebolongan" yang terjadi perlu adanya kordinasi antara semua pihak seperti PSDKN Polisi Perairan dan TNI AL untuk mencegah terjadinya pencurian ikan di laut Indonesia oleh nelayan asing maupun penyelundupan barang dan manusia.

Dalam kesempatan tersebut yakni pada acara pencanangan ketahanan pangan dengan mengembangkan perikanan tambak terapung di seberang Mako Lantamal I  Belawan, Kasal mengatakan, walaupun Indonesia merupakan negara kepulauan namun potensi luar biasa lautnya belum dikelola secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat. Bahkan belum menjadikan ikan sebagai kebutuhan pokok seperti di negara Singapura dan Jepang.

Diharapkan melalui kegiatan pencanangan ketahanan pangan dengan mengembangkan perikanan tambak tersebut tingkat kehidupan nelayan di Belawan sekitarnya nantinya dapat lebih sejahtera. (A9/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru