Senin, 15 Juli 2024

Olahraga Terpaksa: Bahaya Tersembunyi di Balik Tren Kebugaran

Robert Banjarnahor - Rabu, 10 Juli 2024 18:38 WIB
182 view
Olahraga Terpaksa: Bahaya Tersembunyi di Balik Tren Kebugaran
Rd.com/SNN
Ilustrasi olahraga lari.
Medan (harianSIB.com)
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) memang semakin terlihat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam tren olahraga yang marak sejak pandemi Covid-19 mereda.

Banyak orang yang termotivasi untuk berolahraga bukan semata-mata karena alasan kesehatan, tetapi karena dorongan untuk tidak ketinggalan tren yang mereka lihat di media sosial, sehingga terkesan dilakukan terpaksa.

Psikolog Fitri Jayanthi dan Meity Arianty dilansir dari Kompas.com mengingatkan bahwa mengikuti tren, termasuk olahraga, tidak selalu buruk, tetapi penting untuk melakukannya dengan kesadaran dan kejujuran terhadap diri sendiri.

Baca Juga:

Jika dilakukan hanya demi validasi sosial atau merasa up-to-date, tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan kepribadian, hal itu bisa berdampak negatif pada kesehatan mental.

Sebaiknya, seseorang menilai apakah suatu kegiatan memberikan energi positif atau justru membuat lelah dan kecewa. Jika tidak dilakukan dengan dorongan yang tulus dan sesuai kebutuhan pribadi, kemungkinan besar kegiatan tersebut tidak akan bertahan lama dan tidak memberikan kepuasan yang diinginkan.

Baca Juga:

Namun, jika kegiatan tersebut dapat memberikan dorongan untuk berkomitmen dan konsisten, manfaat positif dari kegiatan tersebut, seperti olahraga, tetap bisa dirasakan. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Membangkitkan Stamina di Usia 40 Tahun, 4 Latihan Pagi untuk Kekuatan Otot
Lindungi Akun Anda dengan 5 Aplikasi Pemeriksa Password Terbaik
Viral Gereja di Meksiko Jual ‘Tanah di Surga' Mulai Rp 1,6 Juta
Sambut HUT ke-16 Labura, Dinkes Labura Gelar Operasi Katarak
David Roni G Sinaga SE Ajak Warga Menteng Peduli Kebersihan
Atasi Stunting di Medan Marelan, Kahiyang Ayu Beri 34 Anak Makanan Tambahan
komentar
beritaTerbaru