Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 16 Agustus 2026

Cawagubsu Musa Rajekshah Hadiri Milad ke 8 Ponpes Mawaridussalam

* Santri-Santriwati Diminta Serius Belajar
- Rabu, 21 Februari 2018 21:58 WIB
847 view
Cawagubsu Musa Rajekshah Hadiri Milad ke 8 Ponpes Mawaridussalam
SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Cawagubsu Nomor Urut 1, Musa Rajekshah foto bersama para santriwati di Aula Ponpes Mawaridussalam, Selasa (20/2).
Batangkuis (SIB) -Calon Wakil Gubernur Sumut (Cawagubsu) nomor urut 1, Musa Rajekshah menghadiri puncak dan sujud syukur Milad ke 8 tahun Pondok Pesantren (Ponpes) Mawaridussalam di Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Selasa (20/2).

Kepada civitas pondok, putra H Anif Shah ini menyampaikan selamat milad kepada Ponpes Mawaridussalam. "Selamat milad buat Ponpes Mawaridussalam. Saya gak menyangka bisa berada di pesantren yang luar biasa ini. Auranya luar biasa," kata pria yang akrab disapa Ijek saat menyampaikan pidatonya.

Ijek menyebutkan membangun Pondok Pesantren tidaklah mudah. "Ini bukan sekadar kita punya modal finansial lalu membangun pesantren. Ayah saya punya niat bangun pesantren, tapi belum kesampaian sampai saat ini," ujarnya.

Di usia yang masih terbilang muda sambung Ijek, Ponpes Mawaridussalam memiliki semangat untuk berkontribusi mencetak generasi yang berakhlak. "Di usia 8 tahun sudah ada 1.515 santri dan santriwati ditempa di sini. Padahal tadi kata Buya Sahib Marqum (pimpinan Ponpes) di tahun pertama santri masih 98 orang. Ini semangat luar biasa dari pesantren yang luar biasa pula," ungkapnya.

Dari situ sambung Ijek, dirinya memahami pesantren tak sekadar menuntut ilmu, namun juga mempelajari kehidupan. "Saya berpesan kepada santri dan santriwati untuk serius belajar," pesan Ijek yang juga Ketua PMI Kota Medan itu.

Sementara, pimpinan Ponpes Mawaridussalam Drs Sahib Marqum MM mengaku bersyukur dengan peringatan milad tersebut. "Allah itu memaklumi. Artinya kalau kita mau bersyukur ya silakan, kalau tidak ya tanggung sendiri," kata Sahib Marqum.

Sahib Marqum menjelaskan sejarah berdirinya Ponpes Mawarudussalam berdiri pada 10 Februari 2010. "Awalnya hanya 98 santri. Tahun ini sudah 1.515 santri dan santriwati. Bersama dewan nazir Mawaridussalam berniat melakukan wakaf yang terbaik untuk umat," katanya.

Dikatakannya, peringatan milad ini bentuk rasa syukur. "Saya juga bersyukur karena memiliki ustad dan ustadzah yang siap membentuk karakter santri dan santriwati yang berakhlakul karimah," tuturnya.

Hadir pada acara itu Ketua MUI Kota Medan Prof M Hatta yang memberi tausyiah. "Prinsip menggapai Islam yang bermartabat. Jadikan santri dan santriwati sebagai benteng keimanan agar menjadi manusia bermartabat," kata M Hatta. (A17/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru