Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 15 Agustus 2026

Ketua MPR: Pilpres Bukan Persoalan Jokowi dan Prabowo Saja

- Rabu, 31 Oktober 2018 18:31 WIB
373 view
Jakarta (SIB) -Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengingatkan, pemilihan presiden (Pilpres) pada 17 April 2019, bukan semata persoalan dua kandidat calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto saja.

Pilpres adalah persoalan seluruh rakyat Indonesia. Karena itu seluruh bangsa Indonesia harus terlibat dalam Pilpres tanpa terkecuali.

"Kita sudah sepakat untuk memilih demokrasi adalah cara kita dalam menentukan pemimpin. Karena itu seluruh masyarakat harus ikut andil dalam menentukan pemimpinnya. Tidak boleh ada satu orangpun yang melewatkan kesempatan itu, karena pilihan kita menentukan wajah Indonesia ke depan," kata Zulkifli.

Pernyataan itu dikemukakan ketika memberikan sambutan pada acara Temu Tokoh, Ulama dan Cendekiawan dengan ketua MPR di Hotel Mercure Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (29/10).

Untuk memilih pemimpin yang baik, lanjut Zulkifli, kuncinya adalah rakyat harus paham. Karena sesungguhnya, dalam negara demokrasi, rakyatlah yang berdaulat dan berkuasa. Karena itu rakyat harus paham bahwa dirinyalah yang sesungguhnya berkuasa.

"Dalam kehidupan kita, semua terkait dengan keputusan politik. Di Turki dulu tidak boleh melaksanakan salat Jumat, sehingga banyak masjid yang tutup, itu karena keputusan politik. Demikian juga kaum perempuan Turki sempat kesulitan mengenakan hijab itu juga terkait dengan keputusan politik. Intinya tidak ada yang tidak bisa lepas dari keputusan politik, memilih presiden, gubernur, bupati dan walikota, semua adalah keputusan politik. Karena itu tentukan lah pilihan pemimpinmu dengan bijaksana," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Zulkifli juga mengingatkan, Pilpres itu sesungguhnya adalah pilihan diantara sesama teman. Karena itu tidak perlu ada pertikaian, perselisihan dan keributan. Tetapi lakukanlah pemilihan dengan cara-cara pertemanan perdamaian dan perkawanan.

"Yaitu pemilihan yang friendly," tutupnya. (rmol/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru