Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 15 Agustus 2026

Prabowo: Saya Ingin Rakyat Indonesia Sejahtera Sebelum Dipanggil Yang Maha Kuasa

- Kamis, 28 Februari 2019 21:03 WIB
370 view
Prabowo: Saya Ingin Rakyat Indonesia Sejahtera Sebelum Dipanggil Yang Maha Kuasa
Ant/Anis Efizudin
SAFARI POLITIK PRABOWO : Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subiyanto menyampaikan pidato politik saat safari politik di Temanggung, Jateng, Rabu (27/2). Pada acara tersebut selain dihadiri ribuan simpatisan dan pendukung Prabowo-Sandi dihadiri juga sej
Jakarta (SIB) -Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku selalu mendoakan Indonesia supaya menjadi negara terhormat di mata dunia dan rakyatnya hidup sejahtera. Maka dari itu, Prabowo, sering memohon Sang Pencipta untuk diberikan kesempatan serta kekuatan dalam memimpin bangsa dan negara Indonesia.

Hal itu diungkapkan Prabowo di hadapan ribuan warga Pamekasan Madura dan tokoh agama setempat di Pondok Pesantren Mamba'ul Ulum, Bata-bata, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (26/2).

"Saya berdoa kepada Allah SWT, ya Allah beri saya waktu, beri saya kesempatan untuk berbakti kepada rakyat saya. Saya ingin melihat rakyat Indonesia sejahtera senyum gembira, semuanya mendapatkan pekerjaan yang layak yang baik, ibu-ibunya juga tidak menangis lagi karena tidak bisa memberi makan anaknya," ucap Prabowo.

"Bapak bapaknya juga bahagia karena bisa mendapatkan penghasilan yang baik, anak-anak mudanya bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik hanya itu keinginan saya sebelum saya dipanggil oleh Allah SWT," sambungnya.

Mantan Danjen Kopassus itu menegaskan bahwa tujuannya bersama Sandiaga Salahuddin Uno untuk maju sebagai calon pemimpin bangsa Indonesia hanya untuk menyelamatkan bangsa dan negara, serta ingin menciptakan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Kita ingin makmur, kita ingin adil kita ingin tidak ada kelaparan lagi di Indonesia, kita ingin bangsa kita berdiri diatas kaki kita sendiri. Kita ingin tidak ada korupsi di negara kita. Kita tidak ingin kekayaan Indonesia diambil keluar negeri secara terus menerus, kita ingin kekayaan Indonesia dipergunakan untuk rakyat Indonesia," tegasnya.

Tidak Radikal
Sementara itu, Prabowo Subianto menutup rangkaian kegiatannya di Jawa Timur dengan menghadiri undangan Haul Akbar Masyayikh dan Habaib se-Madura di Lapangan Mbak Tutut, Lengser, Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Selasa (26/2).

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku sudah lama dekat dengan para ulama, kiai dan habib sejak masih muda dan menjadi prajurit TNI.

"Saya sejak usia muda dekat dengan kiai, karena saya dulu prajurit, prajurit itu harus siap mati untuk negara bangsa dan rakyat. Jadi kalau orang mau menghadapi maut ya harus menghadap kiai minta doa. Jadi saya dekat sama ulama bukan saat ini saja tapi memang sudah lama," ungkap Prabowo.

Mantan Pangkostrad itu protes bila dianggap sebagai kelompok radikal karena kedekatannya dengan para ulama. Sebab, Islam di Indonesia sangat menghargai perbedaan dan selalu memberikan rahmat bagi semua golongan.

"Jadi ada yang bilang Prabowo dekat sama ulama, Prabowo radikal. Islam di Indonesia itu tidak radikal, Islam di Indonesia itu Rahmatan Lil Alamin (rahmat dan kesejahteraan untuk semua), ustaz ustaz saya, kiai kiai saya, dan habab habib saya mengajarkan bahwa Islam di Indonesia melindungi semua suku, semua agama, semua etnis. Dan kita tidak boleh mengujar kebencian," tegas Prabowo. (Liputan6/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru