Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 19 Agustus 2026

Polda Metro Bantah Tudingan Pemerasan Rp5,094 Miliar dalam Kasus Korupsi Eks Pejabat Kementan

Redaksi - Jumat, 30 Januari 2026 17:32 WIB
679 view
Polda Metro Bantah Tudingan Pemerasan Rp5,094 Miliar dalam Kasus Korupsi Eks Pejabat Kementan
KOMPAS.com/HANIFAH SALSABILA
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu (28/1/2026)

Berdasarkan hasil penyidikan tersebut, aparat menetapkan dua orang tersangka, yakni IM dan DSD. Kasus ini diduga terjadi dalam rentang waktu 2020 hingga 2024 dan hingga kini masih terus dikembangkan.

"Kedua orang tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan penetapan penyitaan melalui pengadilan juga telah keluar," tambahnya.

Budi menegaskan, angka Rp5,094 miliar bukanlah permintaan penyidik, melainkan murni hasil audit kerugian negara. Ia menilai pernyataan tersangka yang mengaitkan angka tersebut dengan pemerasan merupakan persepsi yang keliru.

"Rp5,094 miliar itu adalah hasil audit terakhir, berasal dari temuan kerugian yang diduga digelapkan oleh tersangka," tegasnya.

Sementara itu, Kementerian Pertanian RI sebelumnya menegaskan bahwa dugaan korupsi senilai Rp27 miliar yang melibatkan Indah Megahwati, mantan pejabat di lingkungan Kementan, bukanlah fitnah. Dugaan tersebut didukung pengakuan pihak terkait, bukti awal, serta hasil audit investigatif Inspektorat Jenderal Kementan.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan, Moch. Arief Cahyono, menyatakan klaim bahwa Indah Megahwati difitnah tidak sesuai dengan fakta hukum yang berjalan.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sudung Situmorang Monitoring Penanganan Kasus Korupsi di Sumut
Imelda Marcos Divonis Penjara Atas 7 Dakwaan Kasus Korupsi
6 Profesor USU Disebut Tertarik Meneliti Kasus Korupsi Lahan eks HGU PTPN2
Buron Tiga Tahun Kasus Korupsi Pajak Reklame, Alboin Siagian Diciduk Tim Kejatisu dan Kejari Deliserdang
Kajari Binjai Sudah Tangani 18 Kasus Korupsi
Terlibat Kasus Korupsi, Kajari Binjai Tahan Mantan Surveyor BRI Capem Medan
komentar
beritaTerbaru