Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 14 Juni 2026

Dua Kepala SPPG Ponorogo Mengadu ke BGN, Mengaku Diintimidasi Pemilik Yayasan

Redaksi - Rabu, 18 Maret 2026 11:16 WIB
403 view
Dua Kepala SPPG Ponorogo Mengadu ke BGN, Mengaku Diintimidasi Pemilik Yayasan
Foto: Getty Images/iStockphoto/Dariia Havriusieva
Ilustrasi MBG.

Kedua kepala SPPG itu mengaku kerap harus nombok alias menutup kekurangan belanja dari kantong pribadi agar menu terlihat pantas.

"Mau nggak mau, Pak, saya kasihan sama adik-adik siswa penerima manfaat," kata Mufid.

Akibat aduan itu, BGN memberhentikan sementara dua SPPG di kawasan Ponorogo itu. Hal itu dilakukan setelah Ketua Harian Tim Koordinasi 17 kementerian dan lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG itu mendapat konfirmasi dari menteri yang dimaksud.

Menteri itu mengatakan tidak memiliki cucu yang disebut memiliki kedua dapur itu. Menteri itu pun setuju dapur milik orang yang mengaku sebagai cucunya agar ditutup.

Temuan BGN Saat Sidak setelah mendapat konfirmasi, BGN juga melakukan inspeksi mendadak. Nanik menugaskan Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II, Brigjen TNI Albertus Dony Dewantoro, bersama Tenaga Ahli Utama Waka BGN bidang Media, Hanibal Wijayanta, bersama tim, untuk menginspeksi kedua dapur itu. Dia juga meminta dapur itu dihentikan selamanya.

Hasilnya, tim sidak menemukan kondisi dapur yang kotor, bau, jorok, dan belum memenuhi ketentuan petunjuk teknis maupun SOP (standard operating procedure) SPPG. Di antaranya, lantai dapur yang mengelupas, dinding-dinding dapur yang kotor, keropos dan berjamur, ruang pemorsian yang tidak layak dan tidak ber-AC, tidak ada ruang istirahat, serta loker yang seadanya dan tidak terpisah.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polisi Sita Ponsel Nanik S Deyang Terkait Hoax Penganiayaan Ratna
Bertemu JK, Khofifah Bahas Kemiskinan di Jawa Timur
Timnas U-19 Agendakan Dua Uji Coba di Jawa Timur
PD Buka Peluang Koalisi di Pilkada Jawa Timur 2018
Pencurian Cabai Marak di Jawa Timur
Sambut HLUN 2016, YSKI Bersama Kemensos Gelar Baksos di Jawa Timur
komentar
beritaTerbaru