Manfaatnya meliputi layanan irigasi untuk 12.194 hektare lahan, penyediaan air baku sebesar 0,90 meter kubik per detik, pengurangan banjir di area 51 hektare, serta potensi energi mencapai 141,22 MW.
3. Bendungan Sidan (Bali)
Dengan nilai investasi Rp1,8 triliun, Bendungan Sidan dibangun pada periode 2018-2024. Bendungan setinggi 68 meter ini memiliki kapasitas tampung 5,76 juta meter kubik.
Bendungan ini diproyeksikan menyuplai air baku sebesar 1,75 meter kubik per detik, melayani irigasi seluas 9.598 hektare melalui jaringan sepanjang 123,19 kilometer, mengurangi banjir di area 108 hektare, serta menghasilkan energi sebesar 8,08 MW.
Baca Juga:
4. Bendungan Meninting (NTB)
Bendungan Meninting dibangun sejak 2018 hingga 2025 dengan anggaran Rp1,473 triliun. Bendungan setinggi 74 meter ini memiliki kapasitas tampung 9,91 juta meter kubik.
Keberadaannya diharapkan mampu mengairi 1.559 hektare lahan pertanian, mengurangi banjir di area 59 hektare, menyediakan air baku 0,15 meter kubik per detik, dan menghasilkan energi sebesar 10,03 MW.