Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 16 Agustus 2026

PLN Siagakan 45 Ribu Personel Kawal Kelistrikan HUT ke-81 RI

Leo Bastari Bukit - Minggu, 16 Agustus 2026 20:09 WIB
112 view
PLN Siagakan 45 Ribu Personel Kawal Kelistrikan HUT ke-81 RI
Foto Dok/PLN Sumut
RAPAT: Suasana Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo saat memimpin rapat koordinasi siaga bencana Flores, Nusa Tenggara Timur, sekaligus melakukan konferensi pers di PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, Sabtu (15/8/2026) malam

Jakarta (harianSIB.com)

PT PLN (Persero) menyiagakan seluruh kekuatan untuk memastikan keandalan listrik selama rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo bersama jajaran Direksi PLN turun langsung mengawal kesiapan sistem kelistrikan di berbagai wilayah Indonesia. Kesiapan tersebut meliputi pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi hingga distribusi.

Hal itu disampaikan Darmawan dalam konferensi pers dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) malam, yang terhubung secara daring dengan jajaran Direksi PLN di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat.

"Sejak awal Agustus, PLN sudah bergerak full. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan," ujar Darmawan.

Ia mengatakan, PLN mengerahkan seluruh sumber daya untuk memastikan kebutuhan listrik di setiap lokasi pelaksanaan upacara dan kegiatan peringatan kemerdekaan, baik tingkat nasional maupun daerah, terpenuhi dengan andal.

Secara nasional, PLN memproyeksikan beban puncak listrik pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 gigawatt (GW). Sementara daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW. Dengan demikian, terdapat cadangan daya sekitar 9 GW atau 21,1 persen.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru