Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 14 Mei 2026

Paskah PSPI-Raya, Ps Rev Rajamin Sirait Ajak Tokoh dan Pimpinan Agama Buang Sekat Intoleran

Oki Lenore - Senin, 04 Mei 2026 18:43 WIB
305 view
Paskah PSPI-Raya, Ps Rev Rajamin Sirait Ajak Tokoh dan Pimpinan Agama Buang Sekat Intoleran
Foto: SIB / Oki Lenore
Paskah: Pengkhotbah Ps Rev Rajamin Sirait (4 kanan) bersama Ketua PGPI Medan Pdt Dr Ridwan Ego Lumbantobing, Ketua PSPI-Raya Medan Pdt Parlindun Purba dan para pimpinan organisasi keagamaan dalam Paskah Raya PSPI-Raya Medan.

Medan(harianSIB.com)

PSPI-Raya Medan, Senin (4/5) mengadakan doa bulanan rutin. Sebelumnya, Merakan Paskah di STT Sumatera, Jalan Sei Babalan, Medan, Selasa (28/4) diikuti pemuka dan pimpinan organisasi Kristen lintas denominasi. Lebih dari 300 pendeta se-Kota Medan memadati lokasi acara dalam momentum rohani yang menggugah persatuan gereja dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Dalam ibadah tersebut, Ps Sr Rev Rajamin Sirait SE MA menyampaikan khotbah yang menegaskan makna Kisah Para Rasul 4:11, "Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan, yaitu kamu sendiri, namun Ia telah menjadi batu penjuru."

Ia menguraikan dalam sebuah bangunan, batu penjuru adalah penentu arah, keseimbangan, dan kekuatan seluruh bangunan. Jika batu penjuru salah diletakkan, maka bangunan akan bermasalah. Demikian pula dalam kehidupan manusia, apabila Kristus tidak dijadikan dasar utama, maka kehidupan akan mudah goyah. "Dunia pernah menolak Yesus, tetapi justru Dia yang menjadi dasar keselamatan dan harapan umat manusia. Karena itu para hamba Tuhan dan anak-anak Tuhan harus menjadikan Kristus sebagai pusat pelayanan, keluarga dan kehidupan," ujarnya.

Baca Juga:
Dunia,lanjutnya masih belum bangkit menuju seperti kehedak-Nya. Hal itu sebab banyak pembiaran berdasar ego. "Saat ini, di lingkungan kita, banyak sekat yang membuat individu semakin jauh dari pemurnian. Orang beribadah, dihambat. Yang hebat itu jika mampu menunjukkan kekuatan duniawi. Mari kita sepakat membuangnya dan serempak berkontribusi positif bagi agama, bangsa dan negara," ajaknya.

Seperti tema acara tersebut: "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Kisa Para Rasul 4:12)

Ketua PSPI-Raya DPC Kota Medan, Pdt Parlin Purba, SH MH MTh menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap perayaan Paskah ini semakin memotivasi para pendeta dan umat Tuhan untuk tetap giat, bersemangat, serta menjadi saksi Kristus dan surat terbuka di tengah masyarakat.

"Kami bersyukur kegiatan ini dapat mempererat persaudaraan para pendeta sekaligus membangkitkan semangat pelayanan agar terus membawa terang Kristus di Kota Medan," katanya.

Wali Kota Medan yang diwakili Kadis Damkar Pemko Medan Wandro Abadi Agnellus Malau, SSTP, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran para pendeta untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Medan dalam menciptakan situasi kehidupan beragama yang kondusif serta mendukung program pembangunan daerah.

Ia juga berharap para pemimpin gereja dapat menyampaikan imbauan positif kepada jemaat agar mendukung pembangunan Kota Medan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.

"Berita kasih yang disampaikan di gereja akan mendorong warga gereja ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kota Medan, baik secara langsung maupun tidak langsung," ujarnya.

Acara turut dihadiri Kapolrestabes Medan yang diwakili Wakapolsek Medan Baru AKP Charles Siregar, perwakilan Kandepag Medan, para pimpinan gereja, para pendeta, Bishop GKP Pdt EJ Hutahaean, SH, MMin, serta Sekretaris PSPI Kota Medan Pdt Dr P Sirait.

Perayaan Paskah berlangsung khidmat, penuh sukacita, dan menjadi momentum memperkuat persatuan gereja serta semangat pelayanan di tengah masyarakat Kota Medan.(*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru