Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 23 Juni 2026

Pemerintah Kucurkan Rp26,34 T untuk Stimulus Semester II-2026

Redaksi - Senin, 22 Juni 2026 21:55 WIB
127 view
Pemerintah Kucurkan Rp26,34 T untuk Stimulus Semester II-2026
Foto: ANTARA/Bayu Saputra
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kiri), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kanan) saat konferensi pers di Jakarta, Senin (22/6/2026)

Jakarta(harianSIB.com)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartanto mengumumkan stimulus ekonomi yang akan dikucurkan oleh pemerintah pada semester II-2026 mendatang.

"Total simulus yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk di semester kedua ini nilainya sekitar Rp26,34 triliun, stimulus insentif transportasi sekitar Rp2,04 triliun, anggaran magang dan vokasi sekitar 6,26 triliun dan bantuan pangan sebesar 18,04 triliun," kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin (22/6/2026) dikutip dari Bloombergtechnoz.com

Dalam pemaparannya, Airlangga menyebut bahwa pemerintah akan melanjutkan program bantuan pangan yang akan dimulai lagi pada bulan Juli, Agustus, September

"Untuk penerima sebesar 33,24 juta penerima dan dibutuhkan anggaran sebesar Rp17,54 triliun," sebut Airlangga.

Baca Juga:
Airlangga juga mengatakan bahwa pemerintah juga akan melakukan satu program baru yakni program stabilisasi harga pasokan pangan, khususnya untuk pengusaha tahu dan tempe.

"Nah ini adalah untuk perajin tahu dan tempe untuk dijaga subsidi sebesar Rp2 ribu per kilogram dengan target kuota 250 ribu ton," katanya.

Airlangga mengatakan, pemberian subsidi tersebut dilakukan apabila harga kedelai, sebagai bahan bakunya, mengalami kenaikan dari harga acuan yang ditentukan oleh pemerintah. Saat ini, kebutuhan kedelai dalam negeri mencapai sekitar 2,5 juta ton yang seluruhnya masih diimpor.

Airlangga bilang, bantuan beras maupun bantuan stabilisasi pangan ini sudah dirapatkan dengan Menko Pangan dan Menko Pangan sudah bersurat ke Menko Perekonomian.

Selain itu, Airlangga juga membeberkan beberapa pilar utama dari kebijakan stimulus dan insentif tersebut, salah satunya adalah terkait dengan pajak penulis.

"Ini berupa tarif khusus PPH Final royalti, sebesar 1,5% bagi penulis. Regulasi existing itu rata-rata 5-35%, dan ini adalah salah satu dari janji kampanye Bapak Presiden," katanya.

Sementara itu, untuk mendorong mobilitas masyarakat, Airlangga juga mengumumkan adanya diskon transportasi untuk periode libur sekolah maupun libur Nataru.

Selanjutnya pemerintah juga menetapkan bea masuk 0% untuk import LPG bagi industri petrokimia.

"Dengan ini diharapkan bisa meningkatkan nilai manfaat bagi sektor ekonomi sebesar 2,25 triliun berupa pengurangan cost bagi industri terkait dan efek multiplier efek atau efek pengganda yang bisa di dorong," katanya.

Ia bilang, adanya bea masuk 0% untuk bahan baku plastik ini dapat membantu menahan inflasi terutama karena seluruh packaging makanan dibungkus dengan plastik sambil kita menunggu perkembangan daripada situasi.

"Dan selanjutnya pemerintah juga terus mendorong untuk import suku cadang pesawat ini diturunkan menjadi 0% ini juga untuk mendukung industri penerbangan dan industri MRO agar daya saing industri MRO juga lebih bisa ditingkatkan," kata Airlangga.

Selanjutnya terkait program magang dan vokasi juga akan dorong untuk dilaksanakan di paruh kedua di semester kedua dan diharapkan dapat menjadi penggerak perekonomian di masyarakat. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Vorhanger HKBP Sigotom St MP Siagian 34 Tahun Melayani
Peringatan Haornas ke-34 Tingkat Kota Pematangsiantar Sukses
Menko Polhukam: Hingga Juli 2017 Terdapat 1.834 Tersangka Pungutan liar
Utang Naik Rp 34 T, Kemenkeu: Untuk Belanja Produktif
Satgas Pangan Poldasu Sita 234 Ton Bawang Merah
234 Tahanan Kabur Belum Tertangkap
komentar
beritaTerbaru