Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 14 Mei 2026

Bertemu Prabowo, Erdogan Pastikan Turki Ikut Proyek IKN

Prabowo Ingin Perdangan Indonesia dan Turki Semakin Kuat
Redaksi - Rabu, 12 Februari 2025 17:59 WIB
177 view
Bertemu Prabowo, Erdogan Pastikan Turki Ikut Proyek IKN
(Foto: Sepres)
Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (11/2/2025).
Jakarta(harianSIB.com)

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan melakukan kunjungan kenegaraan bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Bogor.

Dalam kesempatan itu, Erdogan menyatakan pihaknya akan terlibat dalam pembangunan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Khusus, kami juga berkomitmen untuk ikut serta dalam pembangunan proyek IKN Nusantara," kata Erdogan di Istana Bogor, Rabu (12/2/2025) dikutip dari detikcom.

Erdogan mengatakan Turki melibatkan perusahaan konstruksi. Perusahaan itu, sebutnya, berkelas dunia.

"Dengan melibatkan perusahaan konstruksi kami dengan kelas dunia," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Erdogan menekankan pentingnya kerja sama bilateral RI dan Turki. Dia menyebutkan kerja sama itu meliputi industri pertanian, industri halal, hingga ekonomi.

"Kita memperhatikan dan memandang penting perluasan kerja sama di berbagai bidang mulai dari pertanian, industri halal, ekonomi, dan sebagainya itu juga penting untuk kita diskusikan," kata Erdogan.

Untuk diketahui, Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia pada 11-12 Februari.

Terkait hubungan ekonomi kedua negara, Presiden Prabowo ingin kedua negara semakin mempererat hubungan kerja sama diplomatik yang telah terjalin dengan baik dan solid antara selama 75 tahun lamanya hingga kini.

"Pertemuan hari ini adalah bukti bahwa kemitraan Indonesia dan Turki sangat kokoh dengan sangat solid. Dan saya berserta pimpinan politik Indonesia menghendaki hubungan ini menjadi lebih kokoh, lebih solid, dan lebih erat," kata Prabowo.

Prabowo pada pertemuan bilateral ini juga menyampaikan kehendaknya agar perdagangan kedua negara semakin saling menguntungkan.

"Kita ingin perdagangan di antara Turki dan Indonesia lebih meningkat dan saya yakin bahwa akan meningkat dalam waktu dekat. Dan kita akan terus berupaya supaya perdagangan antara Turkiye dan Indonesia lebih berimbang, saling menguntungkan, dan saling memperkuat," kata Prabowo.

"Marilah kita segera selesaikan perjanjian perdagangan kita, CEPA, untuk memperkuat ekonomi kita masing-masing. Saya juga memohon supaya perdagangan kita masing-masing bisa saling menguntungkan," lanjutnya.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto juga menyampaikan keinginannya agar industri pertahanan Indonesia dan Turki bisa memproduksi alutsista bersama.

"Kami juga memohon dukungan yang mulia karena ingin mempunyai joint venture dengan beberapa perusahaan Turki," kata Prabowo.

"Dan kita ingin joint production bersama industri pertahanan," sambungnya.

Prabowo mengatakan, saat ini beberapa kerja sama yang sudah terjalin antara Indonesia dan Turki dalam bidang pertahanan telah melibatkan industri pertahanan seperti Roketsan, Aselsan, Havelsan, serta Baykar.

Prabowo juga optimistis perdagangan RI dan Turki akan terus meningkat meski sampai saat ini Indonesia - Turki belum memiliki perjanjian dagang. Prabowo pun mendorong agar perjanjian perdagangan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara kedua negara harus diselesaikan, untuk memperkuat ekonomi dua negara.

"Saya juga memohon supaya perdagangan kita masing-masing bisa saling menguntungkan. Saat ini biaya masuk bagi barang-barang kita masih cukup tinggi. Tapi saya percaya di antara Menteri Perdagangan hal-hal ini bisa kita selesaikan," kata Prabowo. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru