Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Pedagang Cermin Tewas Usai Kerusuhan DPR, PERADI Desak Pengusutan

Redaksi - Minggu, 30 Agustus 2026 18:38 WIB
354 view
Pedagang Cermin Tewas Usai Kerusuhan DPR, PERADI Desak Pengusutan
Threads @yustinusprastowo
Pramono Anung mengunjungi rumah duka.

Keluarga kemudian memperoleh informasi bahwa Bambang berada di Rumah Sakit Polri. Bambang dimakamkan usai salat Jumat, 28 Agustus 2026, di kawasan Kemanggisan Pulo, Jakarta Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan Bambang ditemukan petugas dalam kondisi pingsan. Korban dievakuasi setelah lokasi dinilai cukup aman bagi personel.

Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan kemudian membawa Bambang ke Rumah Sakit TNI Angkatan Laut dr Mintohardjo. Polisi menyebut Bambang meninggal dunia saat menjalani penanganan medis, sebelum jenazah dipindahkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk identifikasi dan visum.

Penyebab pasti kematian Bambang hingga kini belum diumumkan kepada publik. Polisi sempat mengajukan autopsi untuk memperjelas penyebab kematian, namun keluarga tidak bersedia dan keputusan tersebut dihormati penyidik.

Keluarga menduga Bambang telah meninggal di lokasi sebelum dibawa ke rumah sakit. Dalam penanganan kerusuhan secara keseluruhan, Polda Metro Jaya mengamankan 322 orang dan menetapkan 48 orang sebagai tersangka. Para tersangka disebut terbagi dalam sejumlah klaster perkara, antara lain dugaan perusakan fasilitas umum, penganiayaan, serta kepemilikan senjata tajam.

Namun, belum ada keterangan resmi bahwa para tersangka tersebut merupakan pelaku penganiayaan yang menyebabkan Bambang meninggal dunia.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dua Pelaku Penganiayaan Raradodo Ditangkap Personil Sat Reskrim Polres Nisel
Korban Penganiayaan di Purba Tua yang Ditetapkan Tersangka Meminta Keadilan dari Presiden
Polsek Medan Kota Buru Pelaku Perusakan dan Penganiayaan
Korban Penganiayaan Saddil Ramdani Cabut Laporan
Tiga Pelaku Penganiayaan Ditangkap Polisi di Seiberombang
Polisi Sita Ponsel Nanik S Deyang Terkait Hoax Penganiayaan Ratna
komentar
beritaTerbaru