Kombes Dr Horas Silaen mengatakan, langkah Cognitive Behavior Terapi (CBT) ini untuk memperbaiki cara pandang terhadap diri sendiri dan lingkungan setelah mengalami trauma atas peristiwa bencana alam tersebut.
" CBT ini kita lakukan kepada keluarga dari salah seorang korban yang belum ditemukan pada bencana banjir dan longsor di Desa Sibalanga, " jelasnya.
Horas mengatakan, CBT ini dilakukan untuk mengurangi perasaan takut, cemas dan stres akibat trauma terhadap para korban yang sudah dewasa maupun orang tua.
" Trauma Healing ini kita laksanakan untuk membantu para warga yang terdampak supaya tumbuh pemahaman diri dalam menjalani hidup tanpa terus-menerus dibayangi oleh peristiwa yang terjadi tersebut.
Kemudian memulihkan keseimbangan emosional dan kesehatan mental, membantu memikirkan hal-hal positif saat mengingat kembali peristiwa traumatis, " terangnya.
Horas mengatakan, tim dari Mabes Polri hadir disini karena turut merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat atas kejadian ini.
"Kami datang karena terpanggil dan empati atas peristiwa ini. Apa yang terjadi ini adalah tidak terlepas dari kehendak yang Maha Kuasa. Tetapi percayalah, Tuhan pasti punya rencana yang terbaik buat kita semua, " ujarnya.
Editor
: Wilfred Manullang