Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 25 Mei 2026

Minyakita Langka di Pasaran, Distribusi Terbatas Diduga Jadi Penyebab

Robert Banjarnahor - Rabu, 22 April 2026 20:36 WIB
545 view
Minyakita Langka di Pasaran, Distribusi Terbatas Diduga Jadi Penyebab
Foto: harianSIB.com/Robert Nainggolan.
Suasana di UD Fadillah, toko baru terdaftar sebagai penyalur resmi Minyakita di Sibuhuan. Pemilik toko menyebut pasokan awal sebanyak 100 kotak dari Bulog habis dalam empat hari, sementara kebutuhan masyarakat masih tinggi. Rabu (22/4/2026)

Menurutnya, kelangkaan Minyakita bahkan sudah terjadi sebelum dirinya terdaftar sebagai penyalur.

"Sebelumnya memang sudah langka. Saya sampai tanya ke Padangsidimpuan, di sana juga sudah lama kosong," ungkapnya.

Di sisi lain, muncul ketidaksinkronan informasi terkait jalur distribusi. Berdasarkan keterangan internal perusahaan yang tidak dipublikasikan, disebutkan bahwa salah satu produsen hanya menunjuk satu distributor untuk wilayah Padang Lawas dengan alokasi sekitar 1.300 kotak.

Dalam waktu dekat, penyaluran disebut akan kembali dilakukan melalui mekanisme pengajuan delivery order (DO).

Namun, distributor yang dimaksud sebelumnya menyatakan pasokan ke jalur komersial telah terhenti sejak Februari karena diprioritaskan untuk program bantuan pangan pemerintah.

Perbedaan informasi ini memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme distribusi yang sebenarnya berjalan di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan yang telah dikonfirmasi belum memberikan keterangan resmi secara tertulis terkait sistem distribusi Minyakita, termasuk penunjukan distributor dan penyaluran ke pasar umum.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Minyakita Langka di Pasaran, Kenaikan Harga CPO dan Plastik Jadi Tantangan Produksi
Zeira Salim Ritonga: Kelangkaan dan Lonjakan Harga "Minyakita" Bukti Gagalnya Pengawasan Distribusi
Ini Penyebab Kelangkaan Minyakita di Sumut
Bulog Sumut Pastikan Stok Beras Aman hingga Lebaran
Sidak Pasar Jelang Lebaran, Stok Sembako di Medan Aman, Harga Cabai Mulai Naik
Penerima Bantuan Pangan di Sumut Naik Jadi 1,7 Juta KPM, Kebutuhan Beras dan Minyak Goreng Melonjak
komentar
beritaTerbaru