Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 18 Mei 2026

Budidaya Bawang Bergairah di Saran Padang

Mey Hendika Girsang - Senin, 18 Mei 2026 17:55 WIB
81 view
Budidaya Bawang Bergairah di Saran Padang
Foto : harianSIB.com/Mey Hendika Girsang
BAWANG : Budidaya tanaman bawang bergairah di Desa Saran Padang, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Senin (18/05/2026).

Simalungun(harianSIB.com)

Budidaya bawang bergairah di Desa Saran Padang Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun. Varietes bawang merah yang ditanam petani jenis maja dan batu ijo.

Oleh petani, salah satu faktor yang mempengaruhi terus meningkatnya budidaya bawang di daerah itu, karena nilai ekonominya tinggi dan potensi alam serta lahan pertanian sangat produktif untuk membudidayakan bawang.

"Jika dilihat dari pertumbuhan tanaman bawang menandakan tekstur tanahnya sangat mendukung, sehingga biaya produksi tidak terlalu mahal. Saat ini, tanaman bawang meningkat di wilayah ini," kata seorang petani daerah itu, Manson Tarigan, Senin (18/05/2026).

Dia mengatakan, jika tanaman bawang terserang hama seperti ulat penggorok, busuk umbi dan hawar daun akibat jamur, cukup gunakan bahan aktif simoxsanil untuk menanggulanginya.

Baca Juga:
"Cara bercocok tanam bawang pun mudah. Awalnya dilakukan mengolah tanah berbentuk bedengan dengan lebar 80 Cm. Kemudian umbi bibit bawang dipotong, lalu ditanam di atas bedengan itu dengan jarak 15 kali 15 Cm. Selama 2,5 sampai 3 bulan, bawang sudah bisa dipanen," terangnya.

Hal senada disampaikan petani Jamesdin Purba. Dikatakan, bergariahnya tanaman bawang di Saran Padang, karena kadar tanah dan iklimnya mendukung.

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemkab Humbahas dan Kementan RI Persiapkan Lokasi Demplot Bawang Putih di Desa Ria-Ria
Harga Bahan Pokok Masih Mahal, Konsumen Keluhkan Sepinya Pembeli di Pasar
Investor Asal Tiongkok Akan Kembangkan Budi Daya Bawang Putih di Humbahas
Nasib Petani Karo di Ujung Tanduk, Bawang Merah Mulai Membusuk di Ladang
Komisi B DPRD SU Desak Satgas Pangan dan Lintas Instansi Razia Peredaran Bawang Impor Ilegal di Sumut
Frans Dante Ginting "Turun" ke Areal Perladangan Pasca Anjloknya Harga Bawang Merah Rp18 Ribu/Kg
komentar
beritaTerbaru