Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 06 Agustus 2026

PTAR Dukung Partisipasi Gen Z dalam Transformasi Sistem Energi Nasional

Rosianna Anugerah Hutabarat - Sabtu, 13 Juni 2026 18:37 WIB
726 view
PTAR Dukung Partisipasi Gen Z dalam Transformasi Sistem Energi Nasional
Foto: Dok/PTAR
PTAR memasang panel surya di 42 bangunan Tambang Emas Martabe.

Oleh karena itu, lanjutnya, krisis yang terjadi perlu dihadapi dengan pendekatan yang terukur dan berfokus pada pencarian solusi yang berkelanjutan.

"Kita harus berubah jangan pakai LPG lagi tapi pakai kompor listrik. Pilah-pilih sampah, apa yang bisa kita gunakan sebagai pembakaran. Hemat energi, matikan listrik apabila tidak diperlukan," ucapnya.

Dukungan ini sejalan dengan komitmen PTAR menyeimbangkan produksi dengan keberlanjutan lingkungan melalui berbagai langkah efisiensi dan pemanfaatan energi terbarukan.

Sejak tahun 2022, PTAR telah menerapkan sistem pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 2,0 Megawatt Peak (MWp) dengan konfigurasi on-grid rooftop dipasang di kompleks perumahan karyawan mencakup 42 bangunan.

Tahun 2023, PTAR juga menggunakan excavator ramah lingkungan Komatsu HB365-1 yang diklaim mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga 17% dan mengurangi gas buang emisi karbon hingga 13 kg per jam.

Langkah strategis lainnya, tahun 2024, dimana PTAR menggunakan 275.000 unit Renewable Energy Certificate (REC) atau setara 275 Megawatt hour (MWh) listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) dari PLN.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dentuman Keras di PT SOL Picu Kepanikan Warga Pahae Jae
BYD Uji Teknologi DM di Sumut, Taklukkan Tanjakan Berastagi dengan Konsumsi BBM hingga 65 Km/Liter
PGN Kembangkan Ekosistem CCS dan Transportasi COu2082 Percepat Transisi Energi Bersih
Gubernur Sumut Bobby Nasution Teken MoU PSEL dengan Danantara, Targetkan Medan Raya Bebas Sampah
PGN Perkuat Koordinasi Penyediaan Energi Gas Bumi di Kota Medan
Delpin Barus: Negara Jangan Terus "Bakar Uang" Tanpa Arah Subsidi BBM dan LPG Tidak Jebol
komentar
beritaTerbaru