Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 15 Agustus 2026

Dipimpin Mendagri, Rico Waas Ikuti Rakornas Mitigasi Bencana dan Persiapan Nataru 2026

Desra A Gurusinga - Senin, 01 Desember 2025 19:27 WIB
550 view
Dipimpin Mendagri, Rico Waas Ikuti Rakornas Mitigasi Bencana dan Persiapan Nataru 2026
Foto: Dok/Humas
Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas mengikuti Rakornas Pusat dan Daerah persiapan momentum Nataru 2026 yang digelar Kemendagri secara hybrid, di pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Senin (1/12/2025).

Medan(harianSIB.com)

Dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pusat dan Daerah persiapan momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 yang digelar Kemendagri secara hybrid, di pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Senin (1/12/2025).

Selain persiapan Nataru 2026, Rakornas yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ini juga membahas mitigasi dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Turut hadir mengikuti Rakornas, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, Kajari Medan, Kapolrestabes Medan, Dandim 0201/Medan, Sekda Kota Medan, dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah.

Baca Juga:
Dalam arahannya, Tito Karnavian menegaskan, Rakornas menjadi bagian dari langkah nasional dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi serta kesiapan menghadapi momentum Nataru.

Tito Karnavian menyoroti sejumlah bencana yang baru saja terjadi, setidaknya telah terjadi dua bencana besar dalam beberapa pekan terakhir. Diketahui ada dua bencana yang cukup besar terjadi dalam periode lebih kurang dua minggu atau tiga minggu ini.

"Pertama adalah di Jawa Tengah, banjir bandang dan longsor di Cilacap dan Banjarnegara. Kemudian yang kedua adalah bencana yang cukup skalanya luas di Aceh, Sumatera Utara, dan di Sumatera Barat," jelasnya.

Tito mengingatkan potensi bencana dapat muncul kapan saja dan dimana saja. Oleh karenanya, dirinya menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana.

Terkait Nataru, Tito mengingatkan tingginya mobilitas masyarakat pada momen Nataru yang berpotensi menimbulkan kemacetan, kelangkaan pangan, peningkatan wisata, serta risiko keselamatan dan keamanan di ruang publik.

Dalam Rakornas Pusat dan Daerah tersebut, Wakil Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam), Jenderal (Purn) Lodewijk F Paulus, menyampaikan enam pendekatan strategis bagi daerah dalam menjaga stabilitas selama periode Nataru.

Mulai dari pendekatan preventif melalui deteksi dini, patroli terpadu, dan analisis intelijen, pengamanan humanis dan proporsional, kolaborasi lintas instansi, monitoring real-time berbasis data dan intelijen, responsif melalui posko terpadu 24 jam dan menciptakan komunikasi publik yang efektif.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa Pemko Medan siap mendukung penuh dan akan segera menindaklanjuti seluruh arahan pemerintah pusat.

Ditambahkan Rico, dalam menyambut Nataru Pemko Medan juga akan berkoordinasi dengan Forkopimda untuk pengamanan jalur transportasi, stabilisasi harga dan ketersediaan pangan, kesiapan fasilitas kesehatan, hingga penjagaan tempat ibadah dan ruang publik selama momen Nataru. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
Wakil Wali Kota Medan Berharap BPJS Permudah Masyarakat Dapatkan Fasilitas Kesehatan
Wakil Wali Kota Medan Tinjau Terminal Amplas
Ir Parlaungan Simangunsong: Alasan Blanko e-KTP Kosong Sangat Konyol, Kejar ke Kemendagri
Wali Kota Medan dan Kapoldasu Raih Gelar Magister Hukum di Medan
Yayasan Sultan Iskandar Muda Mendapat Penghargaan dari Kemendagri
komentar
beritaTerbaru