Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 April 2026

Libur Nataru 2026, DPRD SU Imbau Warga Waspadai Jalur Rawan Longsor

Firdaus Peranginangin - Jumat, 26 Desember 2025 16:37 WIB
882 view
Libur Nataru 2026, DPRD SU Imbau Warga Waspadai Jalur Rawan Longsor
Foto harianSIB.com/Firdaus
Ebenejer Sitorus SE MM - Salmon Sumihar Sagala SE.

Medan (harianSIB.com)

Kalangan DPRD Sumut mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur-jalur rawan longsor di Sumut, khususnya pascabencana yang terjadi di sejumlah daerah.

Imbauan tersebut disampaikan anggota Fraksi Hanura DPRD Sumut Ebenejer Sitorus SE MM dan anggota Fraksi PDI Perjuangan Salmon Sumihar Sagala kepada wartawan, Jumat (26/12/2025) melalui telepon di Medan.

Menurut Ebenejer, hingga saat ini masih terdapat beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan akibat longsor, terutama di jalan lintas Tapanuli Utara (Taput) menuju Tapanuli Tengah (Tapteng) yang sebelumnya sempat terputus serta dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Selain itu, kata Salmon Sumihar Sagala, jalur Medan–Berastagi juga menjadi perhatian serius karena kerap mengalami longsor dan pohon tumbang, terutama di kawasan Sembahe, Sibolangit, hingga Km 55–56.

Baca Juga:
Apalagi saat terjadi tingginya intensitas hujan pada musim penghujan, ujar Salmon Sagala, dikuatirkan akan meningkatkan risiko terjadinya longsor susulan yang dapat menutup badan jalan secara tiba-tiba.

Menurut Ebenejer, meskipun pemerintah daerah bersama aparat gabungan TNI, Polri, dan BPBD terus siaga melakukan pembersihan material longsor serta upaya mitigasi di titik-titik rawan, kondisi alam tetap dapat berubah cepat apabila hujan deras kembali terjadi, sebagaimana pengalaman pada akhir tahun 2024 lalu.

Berkaitan dengan itu, Ebenejer dan Salmon mengimbau para pemudik agar senantiasa memantau informasi lalu lintas dan kondisi cuaca sebelum dan selama perjalanan, mengikuti rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan, serta tidak memaksakan diri melintasi jalur rawan ketika hujan deras turun.

Ebenejer yang juga anggota Komisi E ini juga menyarankan, guna menghindari macet, masyarakat memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan petugas, apabila jalur utama ditutup sementara, serta mengatur waktu perjalanan dengan lebih aman dan menghindari perjalanan malam hari jika tidak mendesak.

Ebenejer juga menegaskan, kehati-hatian dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun korban jiwa selama momentum mudik Nataru di Sumatera Utara.

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Lebih baik menunda perjalanan daripada mengambil risiko di jalur yang rawan longsor, atau memilih waktu liburan, misalnya pagi dan malam hari sesuai anjuran yang disampaikan pemerintah,"ujar Salmon Sumihar Sagala.(*).

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gerbang Tol Simpang Pane Lancar Menjelang Natal
Dishub Medan Himbau Pemudik Periksa Kelaikan Kendaraan dan Kesehatan Diri
Menjelang Natal 2025, Arus Lalu Lintas Jalinsum Siantar–Parapat Mulai Meningkat
Posko Nataru Bandara Kualanamu Dibuka, Puncak Mudik Diperkirakan 23 Desember 2026
Posko Nataru Bandara Kualanamu Dibuka, Puncak Mudik Diperkirakan 23 Desember 2025
Terminal Bandar Deli Belawan Siap Layani Arus Mudik Nataru 2025/2026
komentar
beritaTerbaru
Sampah Menumpuk di Harangan Gotting

Sampah Menumpuk di Harangan Gotting

Simalungun(harianSIB.com)Sampah menumpuk di jurang Harangan Gotting wilayah Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Rabu (15/4/2026). Kondisi