Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 14 Agustus 2026

Perbatasan Binjai–Langkat Memanas, Penjaga Ternak Dibacok Dua Pria

Muhammad Irsan - Selasa, 11 Agustus 2026 19:08 WIB
595 view
Perbatasan Binjai–Langkat Memanas, Penjaga Ternak Dibacok Dua Pria
Foto: Dok/Istimewa
DIRAWAT : Korban pembacokan M (26) saat mendapat perawatan di RSU Djoelham Binjai, Selasa (11/8/2026).

Binjai(harianSIB.com)

Situasi di wilayah perbatasan Binjai–Langkat sempat memanas dan mencekam, Selasa dini hari (11/6/2026). Seorang penjaga ternak berinisial M (26) menjadi korban pembacokan oleh dua pria yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Kampung Kloneng, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek pada bahu kanan akibat benda tajam hingga mengenai tulang bahu.

M kemudian dilarikan ke RSU Dr. Djoelham Binjai untuk mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua pelaku datang menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam. Saat itu, korban berada di sebuah gubuk.

Korban yang diduga menyadari kedatangan pelaku sempat berupaya melarikan diri. Namun, kedua pelaku mengejarnya dan kemudian melakukan pembacokan. Setelah melancarkan aksinya, keduanya langsung meninggalkan lokasi.

Hingga kini, motif pembacokan maupun identitas kedua pelaku belum diketahui secara pasti.

Pasca-peristiwa tersebut, situasi di sejumlah kawasan yang berada di perbatasan Binjai–Langkat dikabarkan sempat memanas.

Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan adanya kelompok massa yang berkumpul di sejumlah titik.

Sejumlah anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) dari wilayah Langkat dikabarkan berkumpul di kawasan Jalan Sei Petani, Desa Namurubejulu, Kecamatan Kutalimbaru.

Sementara itu, ratusan pemuda dari Kampung Kloneng disebut berkumpul di sekitar Simpang Tanah Seribu.

Belum diketahui apakah pergerakan massa tersebut berkaitan langsung dengan kasus pembacokan M. Namun, situasi tersebut sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang khawatir terjadi bentrokan antarkelompok.

Beredar pula informasi mengenai dugaan adanya massa yang membawa senjata tajam. Kendati demikian, informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak berwenang.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan, personel Polres Binjai disiagakan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan, termasuk kawasan Tanah Seribu dan Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Binjai Selatan.

Kehadiran aparat kepolisian dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

PELAKU MASIH DIBURU

Kanit Pidum Polres Binjai Ipda Jon Fredy ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pelaku pembacokan terhadap M belum diamankan.

"Pelaku belum diamankan, masih dilakukan penyelidikan," ujar Ipda Jon Fredy, Selasa (11/8/2026).

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kedua pelaku sekaligus mengetahui motif di balik aksi pembacokan tersebut.

Masyarakat diimbau tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum agar situasi keamanan di wilayah Binjai–Langkat tetap kondusif. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru