Mobil Pajero Tabrak Toyota Rush di Perempatan Zainul Arifin-Diponegoro, Satu Orang Luka
Medan(harianSIB.com)Kecelakaan lalu lintas terjadi di perempatan Jalan KH Zainul ArifinJalan Diponegoro, Medan, Jumat (11/9/2026) dini hari
Ada ironi dalam perjalanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang dirancang untuk memperbaiki gizi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas justru menghadapi persoalan pada fondasi paling dasar: makanan harus aman sebelum disebut bergizi, tetapi didapati makanan beracun.
Sepanjang Agustus 2026, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat 3.079 korban dugaan keracunan MBG. Tanah Karo mencatat 361 korban. Memasuki September, kasus kembali muncul di sejumlah daerah, antara lain Rembang 777 korban, Sidoarjo 730, Jombang 256, Agam 276, Tana Toraja 152, dan Bener Meriah 16 korban. Di balik angka tersebut terdapat dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi titik terakhir sebelum makanan diterima masyarakat.
Lebih luas lagi, data surveilans Kementerian Kesehatan yang disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR hingga 2 September 2026 mencatat 560 kejadian keracunan yang berkaitan dengan MBG, dengan 50.059 orang terdampak di 36 provinsi dan 245 kabupaten/kota. Skala tersebut sulit lagi dianggap sebagai persoalan sporadis. Ini sudah menjadi persoalan tata kelola kebijakan publik.
Ironinya, pada awal September pemerintah justru harus menutup sementara 1.999 SPPG yang belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dari sekitar 27.022 dapur hasil penyisiran BGN, ribuan di antaranya belum memenuhi proses dasar tersebut. Pertanyaannya sederhana: bagaimana program pangan berskala nasional dapat berkembang begitu cepat ketika sebagian unit pelaksananya belum memenuhi standar dasar sanitasi?
Baca Juga:Program Besar Membutuhkan Sistem Besar
MBG bukan kebijakan kecil. Pada 2026, pemerintah menargetkan program ini menjangkau 82,9 juta penerima manfaat, dengan anggaran sekitar Rp248 triliun dari pagu BGN sekitar Rp268 triliun.
Medan(harianSIB.com)Kecelakaan lalu lintas terjadi di perempatan Jalan KH Zainul ArifinJalan Diponegoro, Medan, Jumat (11/9/2026) dini hari
Nias(harianSIB.com)Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP/BOS) di SMP Negeri 1 Idanogawo, Kabupaten Nias, menjadi soro
Karo(harianSIB.com)Polres Karo selidiki kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di sejumlah sekolah di Berast
Taipei(harianSIB.com)Program makan bergizi gratis (MBG) di Taiwan kembali menjadi sorotan. Sebanyak 87 siswa di sebuah sekolah menengah di T
Bangkok(harianSIB.com)Kepolisian Thailand menangkap seorang biksu senior beserta asisten perempuannya atas dugaan penggelapan uang sebesar 1
Rantauprapat(harianSIB.com)Panitia caretaker Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Labuhanbatu menggelar ramah tamah dengan
Medan(harianSIB.com)Distribusi Suzuki XL7 terbaru kepada konsumen resmi dimulai di Sumatera Utara. Sebanyak lima konsumen menerima unit perd
Medan(harianSIB.com)Seorang nasabah PT Bank SeaBank Indonesia, Dedi Suprianto, mengajukan keberatan atas pemblokiran rekening miliknya yang
Pematangsiantar(harianSIB.com)Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur menyapa langsung warga Jalan Renville, Kelurahan Merdeka, Jumat (11/9/202
Karo(harianSIB.com)Dua korban dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dirujuk ke Rumah Sakit
Medan(harianSIB.com)Demi memenuhi kebutuhan biaya pernikahan yang akan digelar dalam waktu dekat, seorang pemuda berinisial MF (24) warga Du
(harianSIB.com)Ada ironi dalam perjalanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang dirancang untuk memperbaiki gizi, meningkatkan ku