Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

MBG: Program Besar Tersandung di Meja Makan

Oleh: Joan Berlin Damanik SSi MM
Redaksi - Sabtu, 12 September 2026 13:52 WIB
1.274 view
MBG: Program Besar Tersandung di Meja Makan
(harianSIB.com/Dok Pribadi)
Joan Berlin Damanik SSi MM

Bergizi Tidak Otomatis Aman

Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap makanan bergizi pasti sehat. Padahal keduanya tidak selalu identik.

Menu yang mengandung protein, karbohidrat, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya tetap dapat membahayakan apabila bahan bakunya tercemar, proses memasaknya tidak higienis, suhu penyimpanan tidak sesuai, distribusi terlalu lama, atau makanan terkontaminasi setelah produksi.

Kementerian Kesehatan sebenarnya telah menempatkan keamanan pangan sebagai bagian penting dalam keberhasilan MBG. Melalui Surat Edaran Nomor HK.02.02/A/4954/2025, pemerintah menekankan kesiapsiagaan terhadap kejadian luar biasa keracunan pangan, penguatan SLHS, inspeksi kesehatan lingkungan, pelatihan penjamah makanan, dan investigasi epidemiologis.

Perpres Nomor 115 Tahun 2025 juga telah mengatur tata kelola MBG, termasuk pemantauan, pengawasan, pengendalian, evaluasi, pelaporan, pendanaan, serta pengadaan barang dan jasa.

Dengan demikian, persoalan MBG bukan semata-mata kekurangan aturan. Yang lebih serius adalah implementation gap, yaitu jarak antara ketentuan yang telah ditetapkan dengan pelaksanaan di lapangan.

50.059 Orang Bukan Sekadar Statistik

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dua Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Dirujuk ke Jakarta
Gibran ke Korban Keracunan MBG: Butuh Rujukan ke Jakarta Kami Penuhi
Murid di 1.653 Sekolah Tak Lagi Dapat MBG
Siswi Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, BGN Diminta Beri Kompensasi Penuh
Dinkes Sumut Imbau Penerima MBG Teliti Sebelum Konsumsi Makanan
Wapres Gibran Kunjungi Korban Keracunan MBG di Karo
komentar
beritaTerbaru