Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 16 Agustus 2026
Pilgub Jatim 2018

Safari Politik Bakal Cawagub, Puti ke Pasar dan Emil ke Pesantren

- Rabu, 07 Februari 2018 19:51 WIB
352 view
Safari Politik Bakal Cawagub, Puti ke Pasar dan Emil ke Pesantren
Trenggalek (SIB) -Para kandidat bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur gencar melakukan safari politik ke sejumlah daerah untuk menemui para konstituennya. Puti Guntur Soekarno bergerilya ke pasar, sedangkan Emil Elestianto Dardak menjumpai kader Muslimat NU.

Pasangan Saifullah Yusuf, Puti Guntur Soekarno selama dua hari berturut-turut berkeliling di Kabupaten Trenggalek. Ia mengunjungi para pedagang dan warga di Pasar Pahing Kecamatan Tugu serta Pasar Atom Kamulan Kecamatan Durenan. Saat menyapa para pedagang, Puti selalu memperkenalkan diri dengan menyebut dirinya adalah cucu dari Presiden Soekarno.

"Saya Puti, cucu Bung Karno, wakilnya Gus Ipul," ujarnya kepada pedagang.

Di dalam pasar cucu Soekarno tersebut melakukan dialog langsung dengan para pedagang, termasuk menggali sejumlah persoalan yang menjadi keluhan pedagang, terutamanya menyangkut kebersihan, pengelolaan sampah hingga infrastruktur pasar.

"Pasar ini adalah pusat perekonomian masyarakat berbasis kerakyatan. karakter sebuah daerah itu juga bisa terlihat dari pasar tradisionalnya," katanya, Selasa (6/2).

Puti menggarisbawahi, persoalan pasar tradisional yang banyak terjadi di berbagai wilayah hampir memiliki kesamaan. Terkait kondisi itu, pihaknya menilai unsur penting yang harus dilakukan pembenahan adalah sistem pengelolaan. Karena hal tersebut akan berkaitan langsung dengan berbagai banyak aspek dan kehidupan pasar tradisional.

"Penataan pasar tradisional itu harus dikelola dengan managemen modern, tetapi tidak mengubah aktifitas perdagangan di dalamnya, artinya menjadi pasar yang sehat," ujarnya.

Sementara itu, bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga melakukan kegitan politik dengan menemui seribu lebih kader Muslimat NU di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien unit Sunan Pandanaran, di Ngunut, Tulungagung.

Kedatangan Bupati Trenggalek tersebut langsung disambut meriah oleh ribuan santriwati yang ingin bersalaman. Emil selanjutnya bertemu langsung dengan para kader Muslimat NU di aula pesantren.

Dalam sambutannya suami Arumi Bachsin itu memaparkan beberapa kondisi Jawa Timur yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Terutama terkait dengan disparitas antara sisi utara dan selatan Jawa.

"Kawasan selatan ini memang selama ini memang agak kesulitan, karena bandara saja belum punya, jalan tol tidak ada, pelabuhan barang juga belum ada, oleh karena itu Bu Khofifah berkomitmen untuk mengatasi ketimpangan utara dan selatan, ujarnya.

Menurutnya, mendongkrak pembangunan di selatan Jawa Timur dinilai sangat penting, karena apabila kedua wilayah memiliki kesetaraan laju perekonomiannya, maka tidak menutup kemungkinan Jawa Timur bisa menjadi lokomotif perekonomian di Indonesia.

"Untuk menunjang kemajuan itu salah satu yang memiliki peran penting kaum perempuan sangat penting, ketika ke pasar yang menggerakkan rata-rata juga perempuan, di acara eksposisi yang menampilkan karya juga perempuan, inilah yang disebut the power of women atau kekuatan perempuan," imbuhnya.

Pihaknya berharap anggota Muslimat NU untuk memberikan dukungan penuh terhadap duet kepemimpinan Khofifah-Emil, sehingga cita-cita untuk memajukan Jawa Timur bisa terlaksana.

Dalam kegiatan di Pondok Pesantren yang dipimpin KH Machrus Mayani tersebut, Emil hadir secara bergiliran dengan Khofifah Indar Parawansa. (detikcom/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru