Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 16 Agustus 2026

Parmitu Harapkan Pilkada Taput Jangan Sampai Merusak Hubungan Persaudaraan dan Kekeluargaan

- Senin, 19 Februari 2018 18:39 WIB
829 view
Parmitu Harapkan Pilkada Taput Jangan Sampai Merusak Hubungan Persaudaraan dan Kekeluargaan
SIB/J 01
FOTO BERSAMA : Ketua Umum Parmitu Rudy Tobing (dua dari kanan duduk), foto bersama pengurus lainnya, diantaranya Asito Situmeang (kanan-duduk), Ida Simamora dan Eva Limbong dan lainnya.
Jakarta (SIB) -Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tapanuli Utara (Pilkada Taput) Juni mendatang diharapkan jangan sampai merusak hubungan kekeluargaan dan persaudaraan bagi masyarakat.  Tetapi sebaliknya, justru harus menjadi momen yang tepat  untuk  membangun  kebersamaan dan  mempererat persaudaraan sehingga   membawa damai, kenyamanan dan kesejahteraan  bagi masyarakat setempat.

Harapan ini dikemukakan Ketua Umum Persatuan Artis Musisi Tapanuli Utara (Parmitu) Rudy  Lumbantobing kepada wartawan di Jakarta kemarin didampingi  beberapa pengurus dan anggota, diantaranya Asito Situmeang ( Penasehat), Daniel Tobing (Ketua I), Yosri Panggabean ( Koordinator),  Ida Simamora (Humas),Eva Limbong dan Robinson Samosir (keduanya anggota).

Parmitu yang baru dibentuk 25 Agustus 2017 merupakan   organisasi beranggotakan  sekitar 50 orang artis penyanyi dan musisi, yang semuanya lahir atau berasal dari Taput Sumut.

Rudy Tobing menyatakan, berdasarkan pengamatan, terutama  masukan  dari masyarakat , pelaksanaan Pilkada Taput cenderung mempengaruhi  bahkan "merusak " hubungan baik dan persaudaraan bagi masyarakat, khususnya pemilih atau pemegang hak suara. 

Padahal, hampir  semua anggota masyarakat Taput memiliki hubungan persaudaraan  satu sama lain, karena diikat  falsafah Dalihan Natolu, yakni sebagai  Hula Hula ( Tulang), Dongan Tubu ( satu marga) dan Boru/Bere.

Tetapi ironisnya, kelompok masyarakat tertentu, terutama Tim Sukses (TS)  masing masing  Pasangan Calon ( Paslon ) akhir akhir ini kelihatannya  melakukan tindakan yang kurang tepat sehingga mempengaruhi keharmonisan dalam pergaulan dan perilaku sehari hari.

Melalui spanduk misalnya, terdapat kata-kata yang  terkesan menjelek-jelekkan Paslon tertentu tanpa didasari data dan fakta yang benar.

" Paling menjengkelkan  lagi, kata kata yang dikirim melalui media sosial sering menyakitkan perasaan yang membacanya", ujar Rudy Tobing tanpa mengungkapkan isi kata kata yang dimaksudkannya.

Artis penyanyi senior Asito Situmeang menilai, TS Paslon tertentu  kerap mengambil sikap atau tindakan yang tidak ada hubungannya dengan Pilkada.

"Masak, kaset yang berisi lagu lagu gereja, dibakar", ujar Asito tanpa mau merinci kaset yang dimaksudkannya. Dia berpendapat, kaset yang sesungguhnya merupakan produk yang baik untuk menghibur masyarakat, dijadikan alat untuk melampiaskan amarahnya kepada penyanyi tertentu, yang terdapat dalam kaset. Padahal, Pilkada Taput, sangat berbeda dengan Pilkada lain, termasuk Pilkada DKI Jakarta April tahun lalu.

Asito juga menyoroti kurangnya penghargaan masyarakat dan pejabat Taput  kepada artis penyanyi atau musisi  yang berasal dari daerah Taput, termasuk penyanyi senior. 

"Jika ada momen atau panggung hiburan, sering mengundang artis penyanyi yang berasal dari daerah lain, dan melupakan penyanyi daerah sendiri" tukas Asito.
Daniel Tobing dan Yosri Panggabean, mengimbau masyarakat, khususnya tim sukses agar menggunakan  Pilkada Taput sebagai momen untuk mengembangkan dan membangun daerah Taput ke arah kemajuan yang lebih nyata.

Yosri Panggabean menyatakan, dalam Pilkada Juni mendatang masyarakat  bebas menyalurkan hak suaranya kepada Paslon sesuai dengan keinginan dan hati nuraninya.

Namun, dia hanya meminta agar para pemilih memilih Paslon, yang memiliki visi dan misi jauh ke depan  untuk membangun dan memajukan daerah Taput, sehingga bisa mengejar ketertinggalannya dari daerah lain, termasuk daerah tetangganya.

Sebagaimana diketahui, tiga Paslon akan bertarung dalam Pilkada Taput yakni calon Bupati/Wakil Bupati Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat-Frengky Simanjuntak dan Chrismanto Lumbantobing- Hotman Hutasoit. (J01/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru