Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 16 Agustus 2026

Panwaslu Nias Gelar Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

- Senin, 19 Februari 2018 18:42 WIB
263 view
Panwaslu Nias Gelar Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA
SIB/Loozaro Zebua
LEPASKAN MERPATI: Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli MM, Kasi Pidsus Kajari Gunungsitoli Yus Iman Harefa, perwakilan Polres Nias Iptu Meiman Khamzar Gea, perwakilan BNNK Gunungsitoli, Camat Gido Hjelisman Gea, Ketua Panwaslu Novan Hura, tokoh agama, tokoh a
Nias (SIB) -Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Nias menggelar aksi deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi sara menjelang Pilgubsu 2018, Rabu (14/2), di halaman perkantoran Pemkab Nias di Hilieweto Gido.

Pantauan SIB di lokasi, deklarasi itu dihadiri Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli MM, perwakilan  Kapolres, perwakilan Kajari Gunungsitoli, perwakilan BNN Gunungsitoli, perwakilan KPUD Nias, Kabag Humas Nias, para pemangku kepentingan, Panwascam dan PPL dan tokoh masyarakat Hiliweto-Gido.

Ketua Panwaslu Nias Novan Hura pada sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Bupati Nias beserta jajarannya yang telah berpartisipasi berkenan hadir pada deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi sara pada Pilgubsu 2018 mendatang.

Dijelaskannya, hambatan pemilu yang berkualitas adalah adanya politik uang dan politisasi sara. Dengan itu, Panwaslu berkomitmen deklarasi bersama ini menjadi kunci bagi semua pihak untuk secara bersama-sama menciptakan setiap tahapan Pilkada bebas dari pengaruh politik praktik uang dan penggunaan politik sara dalam kampanye Pilkada.

Sementara Bupati Sokhiatulo Laoli mengapresiasi Panwaslu Nias dalam menggelar aksi deklarasi ini, yang dapat memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk menghindari  adanya politik uang dan politik sara ketika kampanye Pilkada. Hal ini mewujudkan pilkada yang bersih dan transparan, ujarnya.

Selanjutnya, sekarang ini setiap tahapan politik, baik tahapan Pilkada, Pileg dan presiden banyakan kita dengar politik uang dan politik sara sebagai alur mengalahkan lawannya. Hal ini mengakibatkan kelak adanya yang korupsi yang semakin meningkat dan merajalela, ujarnya.

"Marilah kita tolak politik uang dan politik sara khususnya di empat kabupaten kota di Pulau Nias dan khususnya di Kabupaten Nias yang bisa menimbulkan
perpecahan antara suku ras dan golongan yang dapat merusak sendi multi majemuk di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Bupati mengajak masyarakat Nias untuk bergandeng  tangan dan bersatu  dengan Panwaslu dan KPU Nias untuk sukseskan Pilgubsu tahun 2018 di Kabupaten Nias.

Deklarasi tersebut ditandai dengan pelepasan balon dan pelepasan burung merpati, sekaligus salam-salaman sejumlah peserta yang hadir. Kegiatan tersebut berjalan aman dan damai tanpa ada gangguan apapun. (I01/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru