Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 16 Agustus 2026

SOHIB Paksa Pengusaha Besar Serahkan Saham kepada Pemda

- Jumat, 20 November 2015 18:12 WIB
717 view
SOHIB Paksa Pengusaha Besar Serahkan Saham kepada Pemda
SIB/ANT/Ronny NT
DEBAT CAGUB KALIMANTAN TENGAH: Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah nomor urut satu Sugianto Sabran - Habib H Said Ismail, nomor urut dua Willy M Yosef - M Wahyudi K Anwar dan nomor urut tiga Ujang Iskandar dan Jawawi mengikuti deb
Palangka Raya (SIB)- Tiga pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur Kalimantan Tengah yang bersaing di Pilkada serentak 9 Desember 2015 memiliki pandangan dan program berbeda dalam mempercepat mewujudkan kesejahteraan.

Pasangan nomor urut satu H Sugianto Sabran-Habib H Said Ismail saat debat terbuka yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng di Palangka Raya, Sabtu malam, berpandangan bahwa pembenahan perizinan perusahaan besar swasta (PBS) akan mempercepat mewujudkan kesejahteraan.

"PBS pertambangan, perkebunan maupun kehutanan yang ada di Kalteng ini mayoritas milik asing. Kalau seperti ini, kekayaan sumber daya alam Kalteng ya tidak dinikmati masyarakat, melainkan orang asing. Ini harus dibenahi," ujar Cagub nomor urut satu Sugianto.

Pasangan berjuluk SOHIB ini pun berkomitmen akan membenahi serta memaksa seluruh PBS di Kalteng menyerahkan sekitar 20 persen sahamnya kepada Pemerintah Daerah apabila dipercaya masyarakat memimpin Kalteng.

"Kalau ini terwujud, maka APBD Kalteng dalam 5-10 tahun ke depan meningkat drastis. Otomatis semua program pembenahan infrastruktur, pendidikan gratis, pengobatan gratis, membantu petani dan sebagainya mudah dilakukan," tegas Sugianto.

Sementara itu, pasangan nomor urut dua, Dr Ir Willy M Yoseph MM-Drs HM Wahyudi K Anwar MM MAP berpandangan bahwa pembenahan infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan, pelayanan kesehatan gratis, pendidikan gratis, mendorong masyarakat mengembangkan wirausaha dan program lainnya akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan.

Pasangan yang disingkat WIBAWA ini mengatakan pembenahan birokrasi melalui system lelang yang dilaksanakan secara transparan juga akan semakin mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

"Kalau birokrasi dan pelayanan pemerintah sudah berjalan dengan baik, maka berbagai program yang menjadi kebutuhan masyarakat tersusun secara baik dan pelaksanaan di lapangan optimal," kata Willy dalam debat terbuka itu.

Pasangan nomor urut tiga Ujang Iskandar-Jawawi juga memiliki pandangan yang sama dengan pasangan WIBAWA. Bagi pasangan yang disingkat UJ ini berpandangan pembenahan infrastruktur bagian terpenting dalam mempercepat mewujudkan kesejahteraan di Kalteng.

"Adanya peningkatan pembenahan infrastruktur, maka kesejahteraan masyarakat pasti akan meningkat. Kami akan melakukan itu apabila dipercaya masyarakat memimpin Kalteng ini," demikian Ujang Iskandar. (Ant/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru