Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 14 Mei 2026

Peringatan Luhut ke Pejabat Tak Pro Produk RI: Kita Hajar Ramai-ramai

Redaksi - Kamis, 16 Januari 2025 09:56 WIB
71 view
Peringatan Luhut ke Pejabat Tak Pro Produk RI: Kita Hajar Ramai-ramai
Foto: Ilyas Fadilah
Luhut Binsar Pandjaitan

"Kalau ada masalah beritahu kita, nanti kita lawan rame-rame yang tidak pro dalam buatan dalam negeri. Tapi buatan dalam negeri harus efisien, harus juga standar internasional. Jadi BPJS atau rumah sakit, wajib juga hukumnya menggunakan penduduk dalam negeri," bebernya.

Selain mencari untung, industri tetap harus memperhatikan kualitas, kuantitas serta penerapan teknologi. Terkait kualitas, Luhut sebenarnya percaya dengan kemampuan industri dalam negeri, terbukti dengan banyaknya alat kesehatan yang kini beredar di rumah sakit.

"Kan suka bilang, oh kurang bagus ini, kurang ini. Kita kirim ke rumah sakit, kalau nggak ada komplain berarti bagus. Kan dipakai juga bisa. Kita jangan terus mau pakai barang-barang kualitas yang luar negeri. Tapi bertahap kalian, teman-teman sekalian harus bisa membuat kualitas yang bisa kita ekspor juga," sebutnya.

Terlebih Indonesia kini sudah bergabung dengan BRICS sehingga memperluas potensi pasar yang ada. Ia mencontohkan negara-negara Afrika yang menurutnya cukup tertarik dengan Indonesia.

"Kita masuk BRICS, market kita lebih luas. Afrika itu sangat senang dengan Indonesia. Saya pergi ke Afrika, mereka lihat Indonesia, aiming Indonesia. Teknologinya tidak terlalu tinggi, tapi juga masih pas dengan mereka. Dan mereka itu mulai banyak uang. Dan ini saya kira market kita bersama," tutupnya. (**)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru