Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 14 Mei 2026
Terkait Tanah dan Hutan

Prabowo: Tindak Perusahaan "Bandel"

* Negara Harus Mampu Beri Makan Rakyatnya
Redaksi - Kamis, 23 Januari 2025 09:42 WIB
54 view
Prabowo: Tindak Perusahaan "Bandel"
Foto: Antara/Hafidz Mubarak A via NERACA
Presiden Prabowo Subianto (kanan) disaksikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dan Menko Pangan Zulkifli Hasan (kiri) memberikan arahan saat memimpin sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (22/1). Dalam sidang kabinet pari


Menurutnya, negara harus mampu memberi makan kepada seluruh rakyatnya dan tidak lagi melakukan importasi.


"Saya terima kasih kepada jajaran menteri-menteri yang telah melaporkan kepada saya, tahun 2025 ini kita tidak akan impor beras lagi, tidak akan impor jagung lagi, tidak akan impor garam lagi," katanya.


Artinya, lanjut Prabowo, target swasembada pangan yang diberikan kepada Kabinet Merah Putih lebih cepat 3 tahun dari yang ditetapkan sebelumnya.


"Artinya target yang saya berikan kepada kabinet bahwa Indonesia kita harus swasembada pangan dalam waktu 4 tahun. Alhamdulillah target itu bisa kita capai akhir 2025 paling lambat tahun 2026. Jadi mungkin 3 tahun lebih cepat dari sasaran yang kita tetapkan," terangnya.


Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta jajaranya untuk memberikan terobosan penting dalam hal teknologi. Supaya bisa menciptakan lapangan kerja.


Dia juga mengingatkan, negara harus tidak lagi bergantung pada sumber pangan di luar negeri. Sebabnya dalam keadaan krisis, banyak negara yang tidak lagi mengizinkan melakukan ekspor pangan ke negara lainnya.


"Kita tidak boleh bergantung kepada sumber di luar negeri. Sudah berkali-kali saya tekankan itu. Dalam krisis dunia, tidak ada negara yang akan mengizinkan pangan keluar dari negaranya. Ini sudah hukum sejarah. Dan kriteria selanjutnya harus bisa menghasilkan terobosan teknologi, arti pengeluaran investasi untuk sumber daya manusia, untuk pendidikan, untuk sains dan teknologi ini termasuk sesuatu yang vital dan sesuatu yang harus kita jalankan," kata Prabowo.


Targetkan
Di kesempatan itu, Prabowo juga mengungkap capaian program makan bergizi gratis (MBG) yang telah berjalan sejak 6 Januari lalu. Prabowo menargetkan pada akhir 2025 semua anak Indonesia mendapatkan makanan bergizi.


"Program makan bergizi kita berjalan, alhamdulillah kita telah luncurkan tanggal 6 Januari lalu. Sampai sekarang berhasil melayani 650 ribu anak-anak kita di 31 provinsi," kata Prabowo.


Prabowo menyebut, kelancaran program ini tak terlepas dari kerja keras semua pihak. Dia menyebut peran para menteri hingga TNI-Polri.


"Ini berkat kerja keras banyak pihak. Kepala Badan Gizi, jajarannya. Mendagri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Bappenas, Menteri Desa, Menteri BUMN, Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Kapolri. Para Kepala Sekolah, para Gubernur-Bupati. Tentunya Menteri Keuangan," tutur Prabowo.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru