Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 14 Mei 2026
Beli Gabah di Bawah Harga

Bos Bulog di Daerah Dicopot

* Penyaluran Bansos Beras Disetop Sementara
Redaksi - Rabu, 05 Februari 2025 09:30 WIB
129 view
Bos Bulog di Daerah Dicopot
Ist/SNN
Zulkifli Hasan
Diundur

Namun Zulhas menegaskan, bantuan pangan dan beras murah SPHP tidak dihentikan.


Ia mengatakan, bantuan beras hanya diundur distribusinya lantaran musim panen terjadi lebih cepat tahun ini. Zulhas mengatakan, panen raya tahun ini terjadi pada Februari, Maret, dan April.


"Nggak disetop. Bantuan pangan karena sekarang lagi panen raya, Februari, dan Maret, dan April setelah itu," kata Zulhas.


Zulhas menjelaskan, penundaan bantuan beras dilakukan untuk menjaga harga di pasar. Menurutnya, harga beras akan anjlok jika bantuan disalurkan seiring musim panen berlangsung.


"Jadi kita nggak boleh bagi dulu dong nanti harganya kan, harga di petaninya turun, karena harga di petani harus Rp 6.500," tegasnya.


Kendati begitu, Zulhas belum dapat memastikan kapan bantuan beras akan disalurkan. Ia mengaku akan kembali menggelar rapat bantuan beras pada April.
"Kami rapatnya di April, rapatnya nanti, belum tentu kapannya (bantuan beras dimulai)," tutupnya.


Serap
Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan pada saat puncak panen Januari hingga April 2025, diprediksi produksi beras di Indonesia naik 50 persen dibandingkan tahun lalu.


Dia mengatakan, perkiraannya pada Januari hingga April ada surplus beras hingga 4 juta ton gabah, dengan total produksi 13-14 juta ton.


"Total produksi sampai Maret 8 juta ton, kemudian sampai April perkiraan 13-14 juta ton. Artinya apa? Januari sampai April ada surplus 4 juta ton. Saya ulangi, perkiraan sampai April ada surplus itu 4 juta ton," ungkap Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (4/2).


Amran melanjutkan, 4 juta ton gabah itu harus diserap oleh Bulog. Sebab, selama ini masih banyak sekali penyerapan gabah di tingkat petani yang berada di bawah HPP Rp 6.500 per kilogram (kg). Total 70% gabah di Indonesia diserap perusahaan penggilingan dengan di bawah HPP.


"Nah, 4 juta ton ini, ini yang harus diserap oleh Bulog. Sekarang ini posisi hari ini average harga seluruh Indonesia itu di bawah HPP. Nah, ke depan kami diminta, diperintahkan oleh bapak presiden untuk mempercepat serap gabah, karena ini adalah momentum yang paling baik," sebutnya.


Lebih lanjut, Amran mengatakan, Prabowo juga memberikan suntikan modal besar kepada Bulog untuk menyerap gabah surplus di tingkat petani, jumlahnya mencapai Rp 16,6 triliun. "Bahkan, bapak presiden kemarin karena kondisi modal Bulog kurang, beliau mengucurkan langsung tanpa bunga. Itu Rp 16,6 triliun rupiah untuk Bulog," beber Amran.


Dia menyatakan, saat ini pencairan suntikan anggaran tersebut sudah diproses, bahkan Amran meyakini sudah diterima oleh Bulog secara kontan. Dengan begitu, Bulog bisa menyerap gabah.


"Sekarang sudah diproses. Kalau tidak salah, mungkin uangnya sudah ditransfer ke Bulog. Jadi semua kebutuhan, kemudian persiapan gudang, dana, semua sudah diberikan oleh bapak presiden," tegas Amran.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru